Posted by: lovianettesherry | May 11, 2010

short announcement

gw rada kaget geliat tiba-tiba ngeliat banyak juga komen di blog,beberapa minta sumber…

maka dari itu gw kasih tau bahwa sumber dari tulisan di blog gw ini bearasal mayoritas dari buku kimia SMA MIchael Purba,buku biologi SMA Diah Aryulina,buku bimbel Ganesha Operation,Biology 7th ed Raven-Johnson,ringkasan soal-soal tim olimpiade biologi internasional…

maap kalo misalnya banyak kesalahan,ringkasan ini dulunya gw bikin buat teman2 di SMA gw yang males bkin ringkasan,maka banyak banget flawnya…gw minta maaf kalo ada yang kurang…trims

Posted by: lovianettesherry | October 1, 2008

Big Bang-Makalah Teori Ledakan Besar

LEDAKAN BESAR

Disusun oleh :
Yanty
XI-IPA 3/30

SMA GONZAGA
JL. PEJATEN BARAT NO. 10 A
JAKARTA SELATAN
NOVEMBER 2007

ALAM SEMESTA
Alam semesta atau jagad raya didefinisikan sebagai ruang-waktu dimana semua energi dan materi berkumpul. Massa dan energi yang berada di alam semesta terdiri atas 73% energi gelap, 23% materi gelap dingin dan 4% atom. Alam semesta mungkin mempunyai 1011 galaksi dimana tiap-tiap galaksi mempunyai 1011 bintang yang tersebar dengan masing-masing bintang memiliki 1057 atom hidrogen. Ilmu yang mempelajari tentang alam semesta disebut kosmologi. Para ilmuwan sejak lama mengajukan gagasan bahwa alam semsta adalah statis, tidak memiliki awal dan akhir sehingga tak ada penciptaan atau sang Pencipta. Lalu pada tahun 1927, muncul teori penciptaan alam semsta yang lain yaitu big bang. Teori ini mempunyai saingan yaitu teori keadaan stabil,teori bahwa alam semesta itu statis.

SEJARAH TEORI KEADAAN-TETAP (STEADY STATE THEORY)
Tahun 1948, teori kedaan-tetap atau teori alam semesta tak terhingga dicetuskan oleh Fred Hoyle, Thomas Gold dan Hermann Bondi sebagai alternatif dari teori ledakan besar (Big Bang theory). Teori ini tidak lebih dari perpanjangan paham materialistis abad ke 19 yang mengabaikan adanya sang Pencipta dan model semesta yang tanpa batas. Menurut model ini, ketika alam semesta mengembang, materi baru terus-menerus muncul dengan sendirinya dalam jumlah tepat sehingga alam semesta berada dalam “keadaan-stabil”. Galaksi baru yang terciptakan dari materi baru ini akan membuat jagat raya tampak sama sepanjang masa. Untuk mempertahankan kerapatan jagat raya konstan, laju penciptaan materi cukup kecil yakni satu atom hidrogen per sentimeter kubik setiap 1 milyar tahun. Dengan kata lain, alam semesta menurut teori ini adalah statis/tetap, tidak permulaan atau akhir. Walaupun mereka mengakui bahwa alam semesta berekspansi, namun mereka menyatakan bahwa alam semesta akan tetap sama kelihatannya sampai kapanpun. Teori ini segera runtuh dan tidak banyak penggemarnya ketika ditemukan radiasi latar belakang kosmik.

SEJARAH TEORI LEDAKAN BESAR (BIG BANG THEORY)
Tahun 1922, fisikawan Rusia, Alexandre Friedmann menghasilkan perhitungan yang menyatakan struktur alam semesta tidak statis dan impuls kecil mungkin cukup membuat alam semesta mengerut atau mengembang sesuai Teori Relativitas Einstein. Berdasarkan perhitungan Friedman tahun 1927, Pastur Katholik Belgia, Georges Lemaitre menyatakan bahwa alam semesta mempunyai permulaan dan mengalami pengembangan. Ia mengusulkan bahwa alam semesta dimulai dengan atom primitif. Tahun 1929, Edwin Hubble menemukan bahwa ada galaksi lainnya selain galaksi Bimasakti (Milky Way) dan bahwa semua galaksi itu mengalami pergeseran merah. Pergeseran merah dimaksudkan bahwa cahaya bintang-bintang dan galaksi mendekati spektrum merah, dengan kata lain, mereka menjauhi pengamat dan bahkan saling menjauhi satu sama lain. Jika galaksi-galaksi yang sekarang saling menjauh satu sama lain, maka dulunya mereka berdekatan dan berkumpul pada suatu titik massa yang mampat, disebut dengan “volume nol” atau “singularitas” yang akhirnya meledak dan mengembang. Ledakan ini disebut Ledakan Besar.

BIG BANG VS STEADY STATE
Perhatikan perbedaan teori tentang alam semesta ini mulai dari keyakinannya. Teori steady state yang mengunggulkan alam semesta statis, pastilah bersifat atheis semestara teori Big Bang mengakui permulaan alam semesta bersifat theis (mengakui adanya Tuhan), lagipula pencetusnya merupakan pastur Katholik. Lalu perhatikan bahwa kedua hipotesis ini melanggar hukum kekekalan energi; adanya penciptaan sejumlah besar materi dengan kerapatan kecil pada hipotesis pertama dan adanya kerapatan tak terhingga pada hipotesis pertama.

ALAM SEMESTA STATIS DAN RELATIVITAS UMUM
Pandangan bahwa alam semesta statis bertahan dari abad 17, dari masa Newton hingga generasi abad 20 yaitu Einstein. Seharusnya Newton menyadari bahwa suatu waktu alam semesta harus mengerut akibat gravitasi. Sama ketika Einstein menyadari bahwa alam semesta tak mungkin statis menurut teori relativitas yang ditemukannya. Berbeda dengan Alexandre Friedmann yang menerima relativitas umum apa adanya dan siap menyatakan bahwa alam semesta punya awal bersama George Lemaitre, Einstein merubah persamaan-persamaannya dengan menambahkan Konstanta Kosmologis, yaitu gaya antigravitasi yang mengimbangi gravitasi semua materi dalam jagat raya, tertanam dalam jalinan ruang waktu. Setelah penemuan Hubble, Einstein sadar bahwa konstanta itu tak ada gunanya, maka disebutnya itu sebagai “kebodohannya yang terbesar”. Berikut ini Kontanta Kosmologi(Λ) dalam persamaan relativitas umum :

MODEL ALAM SEMESTA KLASIK
Friedmann mengemukakan dua pengandaian sederhana mengenai alam semesta bahwa alam semesta akan tampak identik kemanapun orang memandang dan sifat itu tetap sama darimanapun orang memandang. Maka sebenarnya, tak ada seorangpun yang berharap bahwa alam semesta itu statis. Ada 3 model alam semesta menurut pengandaian Friedmann. Model pertama yaitu alam semesta berawal dari ledakan besar dan terus memuai cukup lambat sehingga gravitasi akan menghentikan pemuaian, seterusnya galaksi-galaksi akan saling mendakati sehingga alam semesta mengerut dan terjadi kebalikan dari ledakan besar, suatu penciutan besar (Big Crunch, seperti runtuhnya bintang ke dalam lubang hitam namun dalam skala yang besar). Model kedua yaitu alam semesta memuai begitu cepat sehingga gravitasi hanya bisa mengerem sedikit. Mula-mula alam semesta diawali dengan ledakan besar dan terus memuai dengan laju yang tetap. Model ketiga adalah dimana alam semesta memuai tepat hingga mampu berkelit dari gravitasi untuk menghindari penciutan dahsyat. Model Friedmann yang pertama menyatakan bahwa alam semesta itu tidak terhingga dalam ruang, namun ruang itu tidak punya tapal batas. Gravitasi membuat ruang itu membengkok ke arah dalam seperti permukaan bola dengan 3 dimensi. Namun, dalam model ini, rentang ruang punya batas. Dimensi keempat, waktu, juga rentangnya terbatas seperti sepotong garis dengan awal dan akhir. Model kedua Friedmann menyatakan bahwa alam semesta memuai selamanya sehingga bentung ruang melengkung ke arah lain seperti permukaan pelana dan tidak terhingga. Model ketiga Friedmann dengan laju pemuaian yang kritis, ruang itu datar dan tidak terhingga.

PROSES LEDAKAN BESAR MENURUT MEKANIKA KUANTUM
Semua model klasik Friedmann berawal dari suatu rapatan alam semesta kira-kira 10-20 milyar tahun yang lalu. Mekanika kuantum telah melangkah jauh mendekati t=0 sesaat sebelum ledakan besar. Pada waktu Planck, 10-43s, suhu, kerapatan dan kelengkungan ruang-waktu alam semesta tak terhingga besarnya. Apapun yang terjadi sebelum waktu Planck, tak ada pengaruhnya bagi alam semesta yang terbentuk karena prediktabilitasnya akan runtuh seketika ledakan besar terjadi. Suatu singularitas ledakan besar yang tak terhingga panasnya hingga berbentuk radiasi (karena E≡pc maka materi sama dengan radiasi) dan membentuk segala macam partikel elementer macam quark, proton, neutron, photon, elektron, neutrino klop dengan sobat antipartikelnya. Dalam menghadapi singularitas ini, semua teori fisika serta kemampuan untuk meramal masa depan akan luluh lantak, termasuk relativitas umum. Entah kenapa terjadi asimetri antara antipartikel dengan partikelnya sehingga ketika t=10-6 dan suhu mencapai 1,5 X 1013 K, semua antipartikel dan hampir semua partikel saling bunuh-membunuh. Ledakan besar yang didefinisikan dalam mekanika kuantum adalah pemusnahan masal antipartikel dan partikelnya menghasilkan sejumlah besar photon energi tinggi. 1 detik sesudah ledakan besar, suhu alam semesta berkisar antara 1,5 X 1010 K hingga 6 X 109 K. Yang tersisa hanya sangat sedikit partikel elementer. Neutrino dan antineutrino tidak lagi memusnahkan karena energinya sudah turun sehingga mereka enggan berinteraksi dengan materi dan mereka pun berpisah jalan (neutrino decoupling). Kerapatan neutrino dan photon hampir sama besar sampai alam semesta mengembang, suhu keduanya terus menurun. Neutrino latar belakang kosmik mikro lebih rendah daripada gelombang mikro photon latar belakang kosmik atau radiasi gelombang mikro latar belakang kosmik sebab selagi neutrino mendingin, photon harus berpanasa-panasan akibat proses pemusnahan pasangan. Saat t=6 s, alam semesta mencapai tahap dimana reaksi inti atau gaya nuklir kuat sangat penting. Dengan kedatangan proton dan neutron, maka reaksi inti dalam pembentukan deuterium yaitu
n + p → d + γ
Untuk tercipta banyak deuterium, photon harus mendingin mencapai 2,22 MeVdan suhu T= 2,5 X 1010 K. Pada t=225, suhu alam semesta berada di bawah 109 K sehingga terjadi reaksi pembentukan deuterium, hidrogen dan helium :
d + p → 3He
d + n → 3H
3He + n → 4He
3H + p → 4He

Energi pembentukan inti 3He dan 3H adalah 5,49 MeV dan 6,26 MeV. Tahap akhir pembentukan inti berat yaitu dengan pembentukan He. Pada t = 225 s, 17 neutron yang ada sejak t = 6 s sudah mengalami peluruhan beta hingga menjadi 12 persen dan jumlah proton meningkatkan menjadi 88 persen.Karena massa helium sekitar 4 kali massa hidrogen maka 24 persen massa alam semesta adalah massa helium.
Segera alam semesta purba menjalani masa pendinginan panjang yang sepi dan gaya nuklir kuat pun tidak begitu penting. Tahap akhir evolusi alam semesta purba adalah pembentukan atom hidrogen dan helium netral dari inti p, d, 3He dan 4He serta elektron bebas. Untuk kasus hidrogen, energi photon harus dibwah 13,6 eV sebab jika kurang, atom yang terbentuk akan diionkan oleh radiasi. Karena ada sekitar 108 photon untuk setiap proton maka proton itu harus menunggu hingga t = 160 000 tahun dan T = 6600 K sampai energi radiasinya turun. Dengan terbentuknya atom netral, maka tak ada lagi partikel bermuatan yang tersisa dalam alam semesta sekaligus radiasi terlalu lemah untuk mengionkan atom, maka tahap ini adalah dimana radiasi dan materi putus hubungan (decoupling) sehingga gaya elektromagnetik tidak penting lagi. Selang 14,9993 X 109 tahun, tak ada peristiwa yang mengesankan dan semuanya berjalan serba sepi. Fluktuasi kerapatan hidrogen dan helium merangsang terjadinya kondensasi galaksi dan lahirnya bintang generasi pertama. Pesta kembang api terpopuler sejagat raya, supernova, menghamburkan materi bintang yang mati untuk membentuk bintang generasi kedua dan sebagian membentuk planet.

PENINGGALAN BIG BANG
NEUTRINO LATAR BELAKANG KOSMIK
Neutrino mengalami pregeseran merah dengan suhu lebih rendah daripada photon, sekitar 2 K. Kerapatan neutrino awal kurang lebih sama dengan kerapatan photon, sekitar 108 /m3.
GELOMBANG GRAVITASI
Ketika materi terbentuk dan ketika materi-antimateri saling memusnahkan, dihasilkan radiasi gravitasi seperti radiasi elektromagnet. Radiasi gravitasi juga mengalami pergeseran merah yang cukup besar dan tetap ada di alam semesta.
KELIMPAHAN HELIUM
Karena materi terus bereinkarnasi membentuk materi baru, mungkin materi itu mengalami amnesia total akan peristiwa Big Bang. Kelimpahan helium sekitar 25-30 persen, mendekati taksiran kasar 24 persen. Kelimpahan helium awal sangat ditentukan ketika quark dan antiquark dibentuk bersama-sama. Karena quark dan antiquarknya punya 6 jenis yaitu top, charmed, bottom, up, down, strange dengan 3 warna blue, green, red, maka kelimpahan helium yang diamati tidak sama dengan perkiraan 25 persen.
LUBANG HITAM MINI
Kerapatan energi dan materi tak terhingga besarnya memungkinkan terbentuknya sejumlah lubang hitam denga massa lebih kecil dari 1 gram. Namun, belum ada lubang hitam mini yang pernah diamati.

PERGESERAN MERAH KOSMOLOGIS
Bukti-bukti bahwa pernah terjadi suatu ledakan besar yaitu dengan adanyaradiasi latar belakan gelombang mikro yang ditemukan oleh Arno Penzias dan Robert Wilson tahun 1965 di Bell Telephone Laboratories. Mereka menemukan bahwa gelombang mikro ini selalu sama kuatnya bahkan tidak pernah berubah walaupun posisi detektornya berubah. Bukti lainnya yaitu pergeseran merah pada semua galaksi, bintang dan objek bernama quasar atau quasi-stellar radio source. Objek ini bisa disebut objek serupa bintang pemancar radio tapi bohongan, karena pergeseran merahnya besar dan menghasilkan gelombang radio yang kuat. Namun bisa juga, quasar ini mengalami pergeseran merah gravitasi, artinya objek ini sangat kecil namun yang menyebabkan pergeseran merahnya adalah medan gravitasi yang begitu kuat. Pergeseran merah yang terjadi pada semua galaksi dan bintang berbanding lurus dengan jarak objek tersebut dengan pengamat. Persamaan yang mengungkapkan pergeseran merah sebagi bagian dari alam semesta yang mengembang, disebut hukum Hubble :
V = Hd
Dimana v adalah laju galaksi dari pergeseran merahnya dan d adalah jaraknya dari pengamat. Konstanta H adalah tetapan H yang selalu berubah dalam 50 tahun belakangan namun H sekitar 75km/s/Mpc dengan orde ketidakpastian ± 20 persen. Pc atau parsec adalah ukuran jarak pada skala kosmik. Satu parsec adalah jarak yang berkaitan dengan satu detik busur paralaks. Namun, cukup sulit menentukan jarak suatu bintang atau galaksi karena tak seorangpun tahu apakah itu objek terang yang jauh sekali atau objek redup yang dekat sekali. Dalam pergeseran merah kosmolgis, tak ada titik pusat dimana galaksi dan bintang saling menjauh, bagaikan balon bertitik yang ditiup. Ketika balonnya mengembang, maka titik-titik itu saling berjauhan tapi tak satupun titik dianggap sebagai pusat pengembangan.

GAYA-GAYA UNIVERSAL
Terdapat 4 gaya yang berpengaruh besar dalam alam semesta. Mulai dari gaya yang terlemah, gravitasi, elektromagnet, nuklir lemah dan nuklir kuat. Kemungkinan ada gaya kelima yang berurusan dengan asimetri materi-antimateri sesaat sebelum ledakan besar, disebut gaya mahalemah.
Gaya pertama yang berperan penting adalah gravitasi. Gravitasi adalah gaya terlemah dibanding gaya lainnya dan tidak ada menariknya jika seandainya gaya ini tidak bersifat selalu tarik-menarik dan dapat bekerja pada jarak jauh. Ketiga gaya lainnya bersifat jarak pendek dan saling meniadakan. Menurut kacamata mekanika kuantum dalam urusan garvitasi, gaya antar partikel materi diemban oleh partikel maya spin 2 bernama graviton. Graviton tidak bermassa sehingga gaya yang diembannya berjangkau panjang. Gaya gravitasi antara matahari dan bumi terjadi karena matahari dan bumi tukar-menukar graviton antara partikel yang menyusun mereka berdua. Karena pertukaran ini, bumi mengelilingi matahari.
Gaya berikutnya yaitu gaya elektromagnetik, yang berinteraksi dengan partikel bermuatan elektrik. Gaya ini jauh lebih kuat daripada gravitasi, gaya elektromagnetik antar 2 elektron sekitar 1042 kali lebih besar daripada gravitasi. Gaya elektromagnetik dalam skala atom besar pengaruhnya karena gaya int membuat elektron yang bermuatan negatif mengelilingi inti atom bermuatan positif. Mekanika kuantum menganggap bahwa tarikan atau tolakan elektromagnetik disebabkan oleh pertukaran besar-besaran partikel nirmassa maya berspin 1, disebut photon maya. Namun, bila elektron bermigrasi ke garis edar lain dan dipancarkan energi, akan dipancarkan photon nyata.
Gaya berikutnya yaitu gaya nuklir lemah. Gaya ini menimbulkan radioaktivitas dan bekerja pada semua partikel materi berspin 1/2 namun tidak pada partikel berspin 0,1 dan 2, seperti photon dan graviton.
Gaya terakhir disebut gaya nuklir kuat, yang bekerja mempersatukan quark-quark dalam proton, neutron dan elektron dan proton dan neutron dalam inti atom. Mekanika kuantum yakin bahwa gaya ini diemban oleh partikel berspin 1 bernama gluon, dan hanya berinteraksi dengan dirinya dan quark. Gaya ini bersifat confinement atau mengurung sebab tak ada seorang pun membiarkan quark tunggal bebas dan sendirian pula keluyuran kemana-mana. Karena quark berwarna, maka gluon harus mengurung quark berwarna hijau, merah, biru untuk membentuk putih, triplet yang menyusun proton dan neutron. Meson merupakan triplet tidak stabil karena quark dan antiquark dikurung jadi satu.
Pernikahan gaya elektromagnetik dengan gaya nuklir kuat mendorong upaya untuk menyatukan keduanya dengan gaya nuklir kuat dan menghasilkan keturunan yang disebut aditeori terpadu (general unified theory, GUT). Anak yang besar kepala ini sebenarnya belum ada apa-apanya karena gravitasi belum dimasukkan kedalamnya, walaupun sekrang muncul teori superstring yang menyatukan elektromagnetik, nuklir dan garavitasi. Lalu teori ini juga tidak lengkap karena mngandung sejumlah nilai yang parameternya tak bisa diramalkan begitu saja, namun dipilih agar cocok dengan eksperimen. Intinya : gaya nuklir kuat melemah pada energi tinggi, sebaliknya gaya elektromagnetik dan nuklir lemah menguat pada energi tinggi. Ketika mencapai tahap energi sangat tinggi, atau disebut energi penyatuan akbar, ketiga gaya ini punya kekuatan yang sama dan dapat merupakan aspek-aspek yang berlainan dari gaya tunggal. GUT meramalkan bahwa pada energi ini, partikel spin ½ berlainan, pada hakikatnya akan sama semua. Nilai penyatuan akbar itu tidak diketahui dengangan baik, namun sekitar sejuta milyar GeV.
Untuk mengalahkan gaya elektromagnetik didalam atom, maka inti dari reaksi kimia adalah menata ulang susunan atom dan membebaskan energi perekatnya. Hal yang sama berlaku untuk nuklir. Karena energi yang merekatkan proton dan neutron dalam inti atom begitu, kuat maka harus ada yang mengalahkan energi perekat itu, sehingga nuklir menjadi senjata yang tangguh. Lagi bagaimana dengan energi perekat antar quark? Memisahkan quark bisa dianggap mustahil, namun jika materi dipanaskan hingga 1000 milyar derajat, quark akan lepas dengan sendirinya dan materi akan berubah menjadi radiasi. Untuk menghilangkan 1 individu, dibutuhkan 100 bom hidrogen masing-masing dengan kekuatan 1 megaton.

PERUSAKAN SIMETRI CPT
Dengan mengganggap bahwa alam semesta tercipta oleh materi, bukannya antimateri, izinkan penjelasan tentang keanehan yang terjadi selama proses ledakan besar. Asumsikan bahwa ada sejumlah kecil proton yang tidak musnah dalam proses anihilasi. Dengan menghitung jumlah proton, neutron, elektron dan membandingkan dengan jumlah foton tersisa pada radiasi latar belakang kosmik, maka terdapat kelebihan 1 materi untuk setiap 10 milyar proton. Jadi, ada 10 milyar plus satu proton melawan sepuluh milyar antiproton, dan semuanya sudah cukup untuk membentuk alam semesta seperti sekarang.
Sampai 1956, semua hukum fisika diyakini mematuhi simetri CPT. Simetri C berarti hukum itu berlaku sama untuk partikel dan antipartikelnya. Simetri P menyatakan bahwa semua hukum berlaku sama untuk setiap situasi dan bayangan cerminnya (bayangan cermin partikel yang berputar ke kanan adalah partikel yang berputar kekiri). Simetri T berarti jika hukum-hukum berlaku sama untuk arah maju dan mundurnya waktu.
Belakangan diketahui, bahwa gaya nuklir lemah, partikel K-meson membangkang terhadap simetri CP. Maka, jika jagat raya terdiri atas antipartikel dan diambil bayangan cerminnya namun arah waktunya tidak dibalik, maka jagat raya yang diperoleh tidak sama dengan jagat raya semula. Hukum-hukum fisika tidak tunduk pada simetri T. Seandainya waktu dibalik, maka alam semesta mengerut. Dan karena ada gaya yang tidak memenuhi simetri T, akibatnya ketika alam semesta memuai, lebih banyak positron yang berubah jadi quark daripada elektron menjadi antiquark. Ketika jagat raya mengembang dan mendingin, quark memusnahkan diri bersama antiquark dan sedikit quark tersisa untuk menyusun materi di alam semesta ini.

MASA DEPAN ALAM SEMESTA
Tak ada yang tahu mana diantara model Friedmann yang merupakan model jagat raya sesungguhnya. Apakah alam semesta akan mengerut kembali dalam suatu singularitas Penciutan Besar (Big Cruch)? Ataukah setelah Big Crunch, akan ada Big Bang lagi? Jika seperti itu, alam semesta bereinkarnasi terus-menerus mirp Benturan Besar (Big Bounce). Apakah bentuk model alam semesta adalah model tertutup, yang akan runtuh kembali, atau merupakan model terbuka yang akan terus mengembang sekalipun bintang-bintang loyo bersinar? Semuanya mungkin terjadi. Karena menurut gravitasi Newton, pengembangan alam semesta akan menurun kecepatannya dan akan terjadi suatu kematian besar, entah dengan cara panas ataupun dingin (Heat Death atau Big Freeze). Namun, karena alam semesta terdiri dari 73% energi gelap (dark energy) atau energi vakum, ada kemungkinan alam semesta akan terus memuai. Energi vakum inilah yang menghambat penciutan kembali alam semesta akibat gravitasi. Energi vakum atau energi gelap inilah yang dimaksudkan sebagai gaya antigravitasi atau Konstanta Kosmologis yang tersebar di ruang-waktu, walaupun sedikit.
Alam semesta ini punya permulaan dan setiap makhluk yang tinggal didalamnya berusaha mengungakap darimana sal mereka dan mengapa mereka ada. Jika benar alam semesta diciptakan oleh Tuhan, tampaknya ia mebiarkan alam semesta mengembang sesuai aturan yang sudah dutetapkanNya. Jawaban kenapa manusia eksis di Bumi sama saja dengan jawaban yang diberikan kepada ikan yang bertanya-tanya kenapa rumahnya (akuarium) berwujud air. Jawabannya sedrhana, jika bukan air, maka ikan itu tak ada disitu untuk menanyakannya.

DAFTAR PUSTAKA

Hawking, Stephen. 1994. Riwayat Sang Kala.
Jakarta : PT Pustaka Utama Grafiti.
Krane, Kenneth. 2006. Fisika Modern.
Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia.
Krauss, Lawrence M. 2003. Fisika Star Trek.
Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia.
Shipman, H. L. 1976. Black Holes, Quasars And The Universe.
Boston : Houghton Mifflin Company.

Sumber Internet :

http://en.wikipedia.com

http://www.fisikanet.lipi.go.id

Posted by: lovianettesherry | July 5, 2008

Soal:Genetika dan Evolusi

GENETIKA DAN EVOLUSI I

1. Pernyataan mana yang benar tentang mutasi?

a. kecepatan mutasi cenderung tinggi pada sebagian besar populasi

b. umumnya bersifat letal

c. hanya gen-gen tertentu saja yang temutasi

d. merupakan sumber variasi genetik

e. merupakan sumber variasi fenotipik

2. Trisomi 21 pada manusia disebabkan karena … .

a. pleiotropi

b. penurunan poligenik

c. epistasis

d. pasangan kromosom tidak terpisah waktu meiosis

e. pasangan kromosom poliploidi

3. Peristiwa mana yang tidak menghasilkan varias genetik pada suatu populasi?

a. Perpisahan bebas dari kromosom selama meiosis

b. pindah silang antara kromosom homolog selama meiosis I

c. pidah silang antara kromosom homolog selama meiosis II

d. penyatuan secara acak dari telur dengan sel sperma

e. pindah silang antara lokus gen selama meiosis II

pertanyaan no. 4-7

Percobaan persilangan dilakukan untuk menghasilkan kombinasi baru dari pola dan bentuk bunga :

P

tanaman dengan bunga tunggal dan keriting

x

tanaman dengan bunga ganda (pola bunga) dan lurus (bentuk bunga)

F1

semua keturunan mempunyai bunga tungal dan lurus

F2

290 tanaman dengan bunga tunggal danl urus

99 tanaman dengan bunga tunggal dan keriting

101 tanaman dengan bunga ganda dan keriting

32 tanaman dengan bunga ganda dan keriting

4. Hasil persilangan ini menunjukkan hal apa tentang sifat parental (P) ?

a. keduanya heterozigot untuk pola dan bentuk bunga

b. satu homozigot dominan untuk pola dan bentuk bunga, sedangkan yang satu lagi homozigot resesif untuk pola dan bentuk bunga

c. satu homozigot dominan untuk pola bunga dan homozigot resesif untuk bentuk bunga, sedangkan yang satu lagi homozigot resesif untuk pola bunga dan homozigot dominan untuk bentuk bunga

d. satu homozigot dominan untuk kedua pasang sifat, sedangkan yang satu lagi heterozigot untuk kedua pasang sifat

5. Berdasarkan hasil percobaan, beberapa gen yang mengontrol keempat sifat yang diamati (tunggal, ganda, lurus, keriting)?

a. satu

b. dua

c. empat

d. delapan

e. tiga

6. Ada berapa macam genotipe yang menghasilkan keempat kelompok fenotipe yang diamati?

a. empat

b. delapan

c. sembilan

d. enambelas

e. tigapuluh dua

7. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pola bunga dan bentuk bunga bunga dikontrol oleh …

a. alel berbeda dari gen yang sama

b. dua gen berbeda pada kromosom yang sama

c. sempat gen berbeda pada kromosom yang sama

d. dua gen berbeda pada kromosom yang berbeda

8. Umumnya sifat-sifat resesif yang terpaut seks, seperti buta warna, lebih sering muncul pada pria daripada wanita karena … .

a. pria tidak memiliki alel pada kromosom X untuk menutupi alel pada kromosom Y

b. pria tidak memiliki alel pada kromosom Y untuk menutupi alel pada kromosom X

c. pria membawa semua sifat terpaut seks pada kromosom Y

d. wanita selalu embawa satu alel dominan pada salah satu kromosom X-nya, karena mereka memiliki dua kromosom X

Untuk soal no 9 dan 10 pergunakan data tentang bajing di sebuah taman. Dalam populasi bajing pada suatu taman, 16% menunjukkan sifat yang resesif ekor melingkar.

9. Frekuensi heterozigot dalam populasi tersebut adalah … .

a. 0,08

b. 0,24

c. 0,36

d. 0,48

10. Berapa frekuensi alel dominan (T) dalam populasi?

a. 0,40

b. 0,16

c. 0,26

d. 0,60

e. 0,32

11. Mana dari pernyataan berikut ini yang bukan merupakan bagian teori seleksi alami Darwin?

a. variasi genetik ada diantara individu di suatu populasi

b. ukuran dari populasi tetap umumnya relative konstan, meskipun kenyataannya lebih banyak keturunan yang dihasilkan daripada dipertahankan

c. penghuni sebelumnya menyimpan biji hanya dari tanaman pangan yang paling produktif untuk ditanam pada tahun berikutnya

d. penyakit, kompetisi, dan kekuatan alami lainnya dapat mengeliminasi individu dalam populasi yang kurang beradaptasi terhadap lingkungannya

e. individu yang paling mampu beradaptasi terhadap lingkungannya akan mewariskan karakteristik yang menguntungkan ke keturunannya

12. Dari organisme di bawah ini, yang amna yang merupakan urutan evolusi menurut waktu, dimulai dari organisme yang muncul pertama kali?

a. sponge, cacing pipih, chrdata, moluska

b. cacing pipih, moluska, sponge, chordata

c. sponge, cacing pipih, moluska, chordata

d. moluska, sponge, cacing pipih, chordata

e. cacing pipih, sponge, chordata, moluska

13. Menurut teori evolusi modern, proses apa yang muncul pertama kali?

a. daur Krebs

b. respirasi anaerob

c. nutrisi autotrofik

d. fotosintesis

e. kemosintesis

14. Mutasi kecil lebih berarti daripada mutasi besar-besaran dalam kaitannya dengan proses evolusi. Hal tersebut didasari pada kenyataan bahwa

a. mutasi besar bersifat netral pengaruhnya terhadap individu

b. mutasi kecil bersifat menguntungkan dan merupakan asal mula terjadinya variabilitas genetic

c. mutasi besar merupakan asal mula terjadinya variabilitas genetic dan bersifat menguntungkan

d. mutasi kecil bersifat netral pengaruhnya terhadap individu

15. Genetic drift merupakan agensi evolutif yang tidak dapat diabaikan peranannya dalam proses evolusi, mengingat bahwa dalam peristiwa tersebut

a. terjadi pengurangan gen pada populasi karena ada gen yang hilang diikuti dengan adanya spesiasi

b. selalu dapat menyebabkan terjadinya spesiasi

c. selalu dapat menyebabkan terjadinya variasi

d. terjadi penambahan gen pada populasi karena ada gen yang masuk, tanpa adanya variasi

Untuk setiap keterangan di sebelah kiri, berikan kata di sebelah kanan yang paling cocok. Setiap kata di sebelah kanan dapat merupakan jawaban dari pada satu keterangan, lebih dari satu keterangan atau bukan jawaban dari keterangan manapun.

16. Seorang wanita dengan golongan darah A mempunyai satu anak dengan golongan darah A dan satu anak dengan golongan darah B. Berapa probabilitas bahwa anak ketiga mempunyai golongan darah A?

a. 0%

17. Drosophila dumpy (dpdp) dikawinkan dengan yang normal homozigot. F1 dikawinkan sesamanya. Berapa probabilitas untuk F2 yang normal?

b. 25%

18. Drosophila dumpy (dpdp) dikawinkan dengan yang normal homozigot. F1 dikawinkan sesamanya. Berapa probabilitas bahwa pada F2 mempunyai genotipe DpDp?

c. 50%

19. Suatu kacang polong mempunyai genotipe pp yy Rr. Berapa probabilitas untuk memperoleh garnet yang p y R?

d. 75%

20. Pada kacang polong warna bunga ungu (P), warna biji kuning (Y) dan biji bundar (R) bersifat dominan terhadap bunga warna putih, biji hijau dan keriput. Kalau kacang polong dengan genotipe pp yy Rr disilangkan dengan Pp Yy RR, berapa probabilitas untuk memperoleh kacang polong berbunga ungu, biji bundar dan keriput?

21. Burung Finch di Galapagos diduga berasal dari Amerika Selatan sampai di kepulauan Galapagos karena suatu kebetulan. Di Amerika Selatan burung tersebut tidak berevolusi seperti di Galapagos karena

a. di Amerika makanannya melimpah

b. di Amerika tidak ada pemangsa burung Finch

c. ciri burung Finch yang di Amerika berbeda dengan yang di Galapagos

d. situasi alam di Amerika tidak merupakan tekanan

22. Dalam suatu populasi masyarakat diketahui 9% adalah penderita albino. Perbandingan frekuensi genotip orang normal, carrier, dan albino adalah …

a. 81 : 10 : 9

b. 9 : 49 : 42

c. 42 : 49 : 9

d. 49 : 42 : 9

23. Pada tomat, daun “terpotong” (T) bersifat dominan terhadap daun “kentang” dan batang ungu (LQbersifat dominan terhadap batang hijau. Pada suatu hasil persilangan, diperoleh fenotipe Fl sebagai berikut: ungu-”terpotong” = 1790; ungu-”kentang”=620; hijau-”terpotong” = 623; hijau-”kentang”=222. Apa genotipe parentalnya?

a. UuTt x UuTt c. uutt x uutt

b. UuTt x Uutt d. UUTt x uuTt

24. Pada percobaan tentang probabilitas, dua uang logam yang sama dikocok dalam gelas, dijatuhkan ke meja dan diamati permukaan yang mana yang menghadap ke atas, garuda atau angka. Hasil dari 100 kali percobaan dicatat. Apa hasil percobaan yang diharapkan diperoleh?

a. dua garuda-25%; satu garuda dan satu angka-50%; dua angka-25%.

b. dua garuda-25%; dua angka-75%.

c. dua garuda-50%; satu garuda dan satu angka-50%

d. satu garuda dan satu angka-50%; dua angka-50%.

25. Pada marmot, bulu hitam bersifat dominan. Dari suatu hasil persilangan, separuh dari anak-anak marmot yang lahir berwarna putih. Apa genotip parentalnya?

a. Bb ´ Bb c. bb ´ bb

b. Bb ´ bb d. BB ´ bb

26. Ada bukti bahwa warna tertentu dari kucing disebabkan oleh gen terpaut sex. Kuning bersifat resesif terhadap hitam. Kondisi heterozigot menyebabkan warna coklat. Seekor kucing coklat melahirkan 8 anak kucing: 1 jantan kuning, 2 jantan hitam; 2 betina kuning; 3 betina coklat. Apa warna ayah anak-anak kucing diatas.

a. kuning c. coklat

b. hitam d. kuning dan hitam

27. Mata coklat bersifat dominan terhadap mata biru. Dalam suatu populasi, 9% mempunyai mata biru. Berapa % populasi tersebut yang mempunyai mata coklat yang heterozigot?

a. 91% c. 70%

b. 30% d. 42%

28. Mana dari kejadian berikut yang tidak berperan terhadap variasi genetik dalam suatu populasi?

a. penyusunan kromosom sccara independen selama meiosis

b. crossing over antara kromosom homolog selama meiosis I

c. crossing over antara kromosom homolog selama meiosis II

d. penggabungan secara acak dari telur dan sperma

e. mutasi acak

29. Diagram dibawah ini menunjukkan tiga generasi yang mengalami ketulian dalam suatu keluarga. Bulatan hitam menggambarkan wanita yang tuli, dan bulatan putih menggambarkan wanita normal. Kotak hitam menggambaikan pria yang tuli dan kotak putih menggambarkan pria normal.

Kondisi yang ditunjukkan dari silsilah diatas adalah diwarisi sebagai

a. suatu karakteristik autosom dominan

b. suatu karakteristik autosom resesif

c. suatu karakteristik dominan keterpauian seks

d. suatu karakteristik resesif keterpautan seks

e. suatu karakteristik holandrik

Pertanyaan 30 berdasarkan data berikut.

Pada Drosophila, ada gen dominan terhadap tubuh berwarna abu-abu dan gin dominan lainnya untuk sayap normal. Alel resesif dari duagen ini berturut-turut menghasilkan tubuh berwarna hitam dan sayap vestigial. Lalat homozygous berwarna abu-abu dan sayap normal disilangkan dengan lalat bertubuh hitam dan sayap vestigial. Keturunan P, kemudian disilangkan dengan hasil F2 berikut ini:

· Tubuh abu-abu, sayap normal 236

· Tubuh hitam, sayap vestigial 253

· Tubuh abu-abu, sayap vestigial 50

· Tubuh hitam, sayap normal 61

30. Gen dari karakteristik ini adalah

a. tidak terpaut

b. terpaut tanpa crossing-over

c. terpaut dengan 18,6% crossing-over

d. terpaut dengan 37,2% crossing-over

e. terpaut dengan 81,4% crossing-over

Posted by: lovianettesherry | May 23, 2008

Sistem Imun

SISTEM IMUN

Sistem imun adalah serangkaian molekul, sel dan organ yang bekerja sama dalam mempertahankan tubuh dari serangan luar yang dapat mengakibatkan penyakit, seperti bakteri,jamur dan virus. Kesehatan tubuh bergantung pada kemampuan sistem imun untuk mengenali dan menghancurkankan serangan ini.

Sistem imun memiliki beberapa fungsi bagi tubuh, yaitu sebagai:

  • Penangkal “benda” asing yang masuk ke dalam tubuh
  • Untuk keseimbangan fungsi tubuh terutama menjaga keseimbangan komponen tubuh yang telah tua
  • Sebagai pendeteksi adanya sel-sel abnormal, termutasi atau ganas, serta menghancurkannya.

Sistem imun menyediakan kekebalan terhadap suatu penyakit yang disebut imunitas. Respon imun adalah suatu cara yang dilakukan tubuh untuk memberi respon terhadap masuknya patogen atau antigen tertentu ke dalam tubuh.

Sistem pertahanan tubuh terbagi atas 2 bagian yaitu:

· Pertahanan non spesifik, merupakan garis pertahan pertama terhadap masuknya serangan dari luar. Pertahanan non spesifik terbagi atas 3 bagian yaitu :

1. Pertahanan fisik :kulit, mukosa membran

2. Pertahanan kimiawi: saliva,air mata, lisozim(enzim penghancur)

3. Pertahanan biologis: sel darah putih yang bersifat fagosit(neutrofil,monosit,acidofil),protein antimikroba dan respon pembengkakan(inflammatory)

· Pertahanan spesifik, dilakukan oleh sel darah putih yaitu sel darah putih Limfosit. Disebut spesifik karena: dilakukan hanya oleh sel darah putih Limfosir, membentuk kekebalan tubuh, dipicu oleh antigen (senyawa asing) sehingga terjadi pembentukan antibodi dan setiap antibodi spesifik untuk antigen tertentu. Limfosit berperan dalam imunitas yang diperantarai sel dan anibodi.

KOMPONEN DALAM SISTEM IMUN

Komponen utama dalam sistem imun selain yang telah disebutkan diatas, adalah sel darah putih. Sistem kekebalan tubuh berkaitan dengan sel darah putih atau leukosit. Berdasarkan adanya bintik-bintik atau granular, Leukosit terbagi atas :

  1. Granular, memiliki bintik-bintik. Leukosit granular yaitu Basofil, Acidofil/Eosinofil dan Neutrofil.
  2. Agranular, tidak memiliki bintik-bintik . Leukosit Agranular yaitu Monosit dan Limfosit.

Selain itu, ada juga sel bernama Macrophage(makrofag), yang biasanya berasal dari monosit. Makrofag bersifat fagositosis, menghancurkan sel lain dengan cara memakannya. Kemudian, pada semua limfosit dewasa, permukaannya tertempel reseptor antigen yang hanya dapat mengenali satu antigen. Ada juga Sel Pemuncul Antigen(Antigen Presenting Cells). Saat antigen memasuki memasuki sel tubuh, molekul tertentu mengikatkan diri pada antigen dan memunculkannya di hadapan limfosit. Molekul ini dibuat oleh gen yang disebut Major Histocompability Complex(MHC) dan dikenal sebagai molekul MHC. MHC 1 menghadirkan antigen di hadapan Limfosit T pembunuh dan MHC II menghadirkan antigen ke hadapan Limfosit T Pembantu.

Limfosit berperan utama dalam respon imun diperantarai sel. Limfosit terbagi atas 2 jenis yaitu Limfosit B dan Limfosit T. Berikut adalah perbedaan antara Limfosit T dan Limfosit B.

Limfosit B

Limfosit T

Dibuat di sumsum tulang yaitu sel batang yang sifatnya pluripotensi(pluripotent stem cells) dan dimatangkan di sumsum tulang(Bone Marrow)

Dibuat di sumsum tulang dari sel batang yang pluripotensi(pluripotent stem cells) dan dimatangkan di Timus

Berperan dalam imunitas humoral

Berperan dalam imunitas selular

Menyerang antigen yang ada di cairan antar sel

Menyerang antigen yang berada di dalam sel

Terdapat 3 jenis sel Limfosit B yaitu :

· Limfosit B plasma, memproduksi antibodi

· Limfosit B pembelah, menghasilkan Limfosit B dalam jumlah banyak dan cepat

· Limfosit B memori, menyimpan mengingat antigen yang pernah masuk ke dalam tubuh

Terdapat 3 jenis Limfosit T yaitu:

· Limfosit T pempantu (Helper T cells), berfungsi mengantur sistem imun dan mengontrol kualitas sistem imun

· Limfosit T pembunuh(Killer T cells) atau Limfosit T Sitotoksik, menyerang sel tubuh yang terinfeksi oleh patogen

· Limfosit T surpressor (Surpressor T cells), berfungsi menurunkan dan menghentikan respon imun jika infeksi berhasil diatasi

PROSES PERTAHANAN NON SPESIFIK TAHAP PERTAMA

Proses pertahanan tahap pertama ini bisa juga diebut kekebalan tubuh alami. Tubuh memberikan perlawanan atau penghalang bagi masuknya patogen/antigen. Kulit menjadi penghalan bagi masuknya patogen karena lapisan luar kulit mengandung keratin dan sedikit air sehingga pertumbuhan mikroorganisme terhambat. Air mata memberikan perlawanan terhadap senyawa asing dengan cara mencuci dan melarutkan mikroorganisme tersebut. Minyak yang dihasilkan oleh Glandula Sebaceae mempunyai aksi antimikrobial. Mukus atau lendir digunakan untuk memerangkap patogen yang masuk ke dalam hidung atau bronkus dan akan dikeluarkjan oleh paru-paru. Rambut hidung juga memiliki pengaruh karenan bertugas menyaring udara dari partikel-partikel berbahaya. Semua zat cair yang dihasilkan oleh tubuh (air mata, mukus, saliva) mengandung enzimm yang disebut lisozim. Lisozim adalah enzim yang dapat meng-hidrolisis membran dinding sel bakteri atau patogen lainnya sehingga sel kemudian pecah dan mati. Bila patogen berhasil melewati pertahan tahap pertama, maka pertahanan kedia akan aktif.

PROSES PERTAHANAN NON SPESIFIK TAHAP KEDUA

Inflamasi merupakan salah satu proses pertahanan non spesifik, dimana jika ada patogen atau antigen yang masuk ke dalam tubuh dan menyerang suatu sel, maka sel yang rusak itu akan melepaskan signal kimiawi yaitu histamin. Signal kimiawi berdampak pada dilatasi(pelebaran) pembuluh darah dan akhirnya pecah. Sel darah putih jenis neutrofil,acidofil dan monosit keluar dari pembuluh darah akibat gerak yang dipicu oleh senyawa kimia(kemokinesis dan kemotaksis). Karena sifatnya fagosit,sel-sel darah putih ini akan langsung memakan sel-sel asing tersebut. Peristiwa ini disebut fagositosis karena memakan benda padat, jika yang dimakan adalah benda cair, maka disebut pinositosis. Makrofag atau monosit bekerja membunuh patogen dengan cara menyelubungi patogen tersebut dengan pseudopodianya dan membunuh patogen dengan bantuan lisosom. Pembunuh dengan bantuan lisosom bisa melalui 2 cara yaitu lisosom menghasilkan senyawa racun bagi si patogen atau lisosom menghasilkan enzim lisosomal yang mencerna bagian tubuh mikroba. Pada bagian tubuh tertentu terdapat makrofag yang tidak berpindah-pindah ke bagian tubuh lain, antara lain : paru-paru(alveolar macrophage), hati(sel-sel Kupffer), ginjal(sel-sel mesangial), otak(sel–sel microgial), jaringan penghubung(histiocyte) dan pada nodus dan spleen. Acidofil/Eosinofil berperan dalam menghadapi parasit-parasit besar. Sel ini akan menempatkan diri pada dinding luar parasit dan melepaskan enzim penghancur dari granul-granul sitoplasma yang dimiliki. Selain leukosit, protein antimikroba juga berperan dalam menghancurkan patogen. Protein antimikroba yang paling penting dalam darah dan jaringan adalah protein dari sistem komplemen yang berperan penting dalam proses pertahan non spesifik dan spesifik serta interferon. Interferon dihasilkan oleh sel-sel yang terinfeksi oleh virus yang berfungsi menghambat produksi virus pada sel-sel tetangga. Bila patogen berhasil melewati seluruh pertahanan non spesifik, maka patogen tersebut akan segera berhadapan dengan pertahanan spesifik yang diperantarai oleh limfosit.

PERTAHANAN SPESIFIK: IMUNITAS DIPERANTARAI ANTIBODI

Untuk respon imun yang diperantarai antibodi, limfosit B berperan dalam proses ini, dimana limfosit B akan melalui 2 proses yaitu respon imun primer dan respon imun sekunder.

Jika sel limfosit B bertemu dengan antigen dan cocok, maka limfosit B membelah secara mitosis dan menghasilkan beberapa sel limfosit B. Semua Limfosit b segera melepaskan antibodi yang mereka punya dan merangsang sel Mast untuk menghancurkan antigen atau sel yang sudah terserang antigen untuk mengeluarkan histamin. 1 sel limfosit B dibiarkan tetap hidup untuk menyimpan antibodi yang sama sebelum penyerang terjadi. Limfosit B yang tersisa ini disebut limfosit B memori. Inilah proses respon imun primer. Jika suatu saat, antigen yang sama menyerang kembali, Limfosit B dengan cepat menghasilkan lebih banyak sel Limfosit B daripada sebelumnya. Semuanya melepaskan antibodi dan merangsang sel Mast mengeluarkan histamin untuk membunuh antigen tersebut. Kemudian, 1 limfosit B dibiarkan hidup untuk menyimpan antibodi yang ada dari sebelumnya. Hal ini menyebabkan kenapa respon imun sekunder jauh lebih cepat daripada respon imun primer.

Suatu saat, jika suatu individu lama tidak terkena antigen yang sama dengan yang menyerang sebelumnya, maka bisa saja ia akan sakit yang disebabkan oleh antigen yang sama karena limfosit B yang mengingat antigen tersebut sudah mati. Limfosit B memori

biasanya berumur panjang dan tidak memproduksi antibodi kecuali dikenai antigen spesifik. Jika tidak ada antigen yang sama yang menyerang dalam waktu yang sangat lama, maka Limfosit b bisa saja mati, dan individu yang seharusnya bisa resisten terhadap antigen tersebut bisa sakit lagi jika antogen itu menyerang, maka seluruh proses respon imun harus diulang dari awal.

PERTAHANAN SPESIFIK:IMUNITAS DIPERANTARAI SEL

Untuk respon imun yang diperantarai sel, Limfosit yang berperan penting adalah limfosit T.

Jika suatu saat ada patogen yang berhasil masuk dalam tubuh kemudian dimakan oleh suatu sel yang tidak bersalah(biasanya neutrofil), maka patogen itu dicerna dan materialnya ditempel pada permukaan sel yang tidak bersalah tersebut. Materi yang tertempel itu disebut antigen. Respon imun akan dimulai jika kebetulan sel tidak bersalah ini bertemu dengan limfosit T yang sedang berpatroli, yaitu sel tadi mengeluarkan interleukin 1 sehingga limfosit T terangsang untuk mencocokkan antibodi dengan antigennya. Permukaan Limfosit T memiliki antibodi yang hanya cocok pada salah satu antigen saja. Jadi, jika antibodi dan antigennya cocok, Limfosit T ini, yang disebut Limfosit T pembantu mengetahui bahwa sel ini sudah terkena antigen dan mempunyai 2 pilihan untuk menghancurkan sel tersebut dengan patogennya. Pertama, Limfosit T pembantu akan lepas dari sel yang diserang dan menghasilkan senyawa baru disebut interleukin 2, yang berfungsi untuk mengaktifkan dan memanggil Limfosit T Sitotoksik. Kemudian, Limfosit T Sitotoksik akan menghasilkan racun yang akan membunuh sel yang terkena penyakit tersebut. Kedua, Limfosit T pembantu bisa saja mengeluarkan senyawa bernama perforin untuk membocorkan sel tersebut sehingga isinya keluar dan mati.

JENIS-JENIS ANTIBODI

Antibodi adalah protein berbentuk Y dan disebut Immunoglobulin(Ig), hanya dibuat oleh Limfosit B. Antibodi berikatan dengan antigen pada akhir lengan huruf Y. Bentuk lengan ini akan menentukkan beberapa macam IG yang ada, yaitu IgM, IgG, IgA,IgE dan IgD. Saat respon imun humoral, IgM adalah antibodi yang pertama kali muncul. Jenis lainya akan muncul beberapa hari kemudian. Limfosit B akan membuat Ig yang sesuai saat interleukin dikeluarkan untuk mengaktifkan Limfosit T saat antigen menyerang.

Antibodi juga dpat menghentikan aktivitas antigen yang merusak dengan cara mengikatkan antibodi pada antigen dan menjauhkan antigen tersebut dari sel yang ingin dirusak. Proses ini dinamakan neuralisasi. Semua Ig mempunyai kemampuan ini. Antibodi juga mempersiapkan antigen untuk dimakan oleh makrofag. Antobodi mengikatkan diri pada antigen sehingga permukaannya menjadi lebih mudah menempel pada makrofag. Proses ini disebut opsonisasi.

IgM dan IgG memicu sistem komplemen, suatu kelompok protein yang mempunyai kemampuan unutk memecah membran sel. IgMdan IgG bekerja paling maksimal dalam sistem sirkulasi,IgA dapat keluar dari peredaran darah dan memasuki cairan tubuh lainnya. IgA berperan penting untuk menghindarkan infeksi pada permukaan mukosa. IgA juga berperan dalam resistensi terhadap banyak penyakit. IgA dapat ditemukan pada ASI dan membantu pertahanan tubuh bayi.IgD merupakan antibodi yang muncul untuk dilibatkan dalam inisiasi respon imun. IgE merupakan antibodi yang terlibat dalam reaksi alergi dan kemungkinan besar merespon infeksi dari protozoa dan parasit.

Antibodi tidak menghancurkan antigen secara langsung, akan tetapi menetralkannya atau menyebabkan antigen ini menjadi target bagi proses penghancutan oleh mekanisme opsonosasi, aglutinasi,presipitasi atau fiksasi komplemen. Opsonisasi, aglutinasi dan presipitasi meningkatkan proses fagositosis dari komplek antigen-antibodi sementara fiksasi komplemen memicu proses lisis dati protein komplemen pada bakteri atau virus.

KELAINAN SISTEM IMUN:ALERGI

Alergi, kadang disebut hipersensitivitas, disebabkan respon imun terhadap antigen. Antigen yang memicu alergi disebut allergen. Reaksi alregi terbagi atas 2 jenus yaitu:reaksi alergi langsung dan reaksi alergi tertunda.

Reaksi alergi langsung disebabkan mekanisme imunitas humoral. Reaksi ini disebabkan oleh prosuksi antibodi IgE berlebihan saat seseorang terkena antigen. Antibodi IgE tertempel pada sel Mast,leukosit yang memiliki senyawa histamin. Sel mAst banyak terdapat pada paru-paru sehingga saat antibodi IgE menempel pada sel Mast, Histamin dikeluarkan dan menyebabkan bersin-bersin dan mata berair.

Reaksi alergi tertunda disebabkan oleh perantara sel. Contoh yang ekstrim adalah saat makrofag tidak dapat menelan antigen atau menghancurkannya. Akhirnya Limfosit T segera memicu pembengkakan pada jaringan.

KELAINAN SISTEM IMUN:PENOLAKAN ORGAN TRANSPLANTASI

Sistem imun menyerang sesuatu yang dianggap asing di dalam tubuh individu normal, yang diserang adalah organ transplantasi. Saat organ ditransplantasikan, MHC organ donor dikenali sebagai senyawa sing dan kemudian diserang. Untuk mengatasi hal ini, ilmuwan mencari donor transplantasi yang MHC punya banyak kesamaan dengan milik si resipien. Resipien organ tranplantasi juga diberi obat untuk menekan sistem imun mereka dan menghindarkan penolakan dari organ transplantasi.

Jika organ tranplantasi mengandung Limfosit T yang berbeda jenisnya dengan Limfosit T milik donor seperti pada cangkok sumsum tulang, Limfosit T dari organ tranplantasi ini bisa saja menyerang organ dan jaringan donor. Unutk mengatasi hal ini, ilmuwan meminimalisir reaksi graft versus host(GVH) dengan cara menghilangkan semua Limfosit T dewasa sebelum dilakukan tranplantasi.

KELAINAN SITEM IMUN:DEFISIENSI IMUN

Salah satu penyakit defisiensi sistem imun yaitu AIDS(Acquired Immune deficiency Syndrome) yang disebabkan oleh HIV(Human Immunodeficiency Virus). HIV menyerang Limfosit T pembantu karena Limfosit T pembantu mengatur jalannya kontrol sistem imun. Dengan diserangkan Limfosit T pembantu, maka pertahanan tubuh akan menjadi lemah. Defisiensi sistem imun dapata terjadi karena radiasi yang menyebabkan turunnya produksi limfosit. Sindrom DiGeorge adalah kelainan sistem imun yang disebabkan karena penderita tidak punya timus dan tidak dapat memproduksi Limfosit T dewasa. Orang dengan kelainan ini hanya bisa mengandalkan imunitas humoralnya secara terbatas dan imunitas diperantarai selnya sangat terbatas. Contoh ekstrim penyakit defisiensi sistem imun yang diturunkan secara genetika adalah Severe Combined Immuno Deficiency(SCIED). Penderita SCID tidak punya Limfosit B dan T maka ia harus diisolasi dari lingkungan luar dan hidup dengan betul-betul steril karena mereka bisa saja mati disebabkan oleh infeksi.

KELAINAN SISTEM IMUN:PENYAKIT AUTOIMUN

Autoimunitas adalah respon imun tubuh yang berbalik menyerang organ dan jaringan sendiri. Autoimunitas bisa terjadi pada respon imun humoral atau imunitas diperantarai sel. Sebagai contoh, penyakit diabetes tipe 1 terjadi karena tubuh membuat antibodi yang menghancurkan insulin sehingga tubuh penderita tidak bisa membuat gula. Pada myasthenia gravis, sistem imun membuat antibodi yang menyerang jaringan normal seperti neuromuscular dan menyebabkan paralisis dan lemah. Pada demam rheumatik, antibodi menyerang jantung dan bisa menyebabkan kerusakan jantung permanen. Pada Lupus Erythematosus sistemik, biasa disebut lupus, antibodi menyerang bebeagai jaringan yang berbeda, menyebabkan gejalan yang menyebar.

Posted by: lovianettesherry | May 12, 2008

Sistem Koordinasi: Hormon

SISTEM KOORDINASI : HORMON

Hormon adalah senyawa organik yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin (kelenjar buntu). Hormon berfungsi mengatur pertumbuhan, reproduksi, tingkah laku, keseimbangan dan metabolisme. Hormon masuk ke dalam peredaran darah menuju organ target. Jumlah yang dibutuhkan sedikit namun mempunyai kemampuan kerja yang besar dan lama pengaruhnya karena hormon mempengaruhi kerja organ dan sel.

Hormon memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. diproduksi dan disekresikan ke dalam darah oleh sel kelenjar endokrin dalam jumlah sangat kecil

2. mengadakan interaksi dengan reseptor khusus yang terdapoat di sel target

3. memiliki pengaruh mengaktifkan enzim khusus

4. memiliki pengaruh tidak hanya terhadap satu sel target,tetapi dapat juga mempengaruhi beberapa sel target belainan.

Hormon terdiri dari 2 jenis berdasarkan struktur kimiawinya yaitu hormon yang terbuat dari peptida (hormon peptida) dan hormon yang terbuat dari kolesterol (hormon steroid).

Perbedaan saraf dan hormon :

Saraf bekerja cepat,pengaruhnya cepat hilang.

Hormon bekerja lambat, pengaruhnya lama.

Berdasarkan waktu pembuatan, kelenjar yang menghasilkan hormon terbagi atas:

  1. Sepanjang waktu :kelenjar hipofisis,tiroid,pankreas,adrenal
  2. Usia tertentu : kelenjar reproduksi dan kelenjar timus.

Hormon dikeluarkan dan masuk ke aliran darah dalam konsentrasi rendah hingga menuju ke organ atau sel target. Beberapa hormon membutuhkan substansi pembawa seperti protein agar tetap berada di dalam darah. Hormon lainnya membutuhkan substansi yang disebut dengan reservoir hormon supaya kadar hormon tetap konstan dan terhindar dari reaksi penguraian kimia. Saat hormon sampai pada sel target, hormon harus dikenali oleh protein yang terdapat di sel yang disebut reseptor. Molekul khusus dalam sel yang disebut duta kedua (second messenger) membawa informasi dari hormon ke dalam sel.

Hormon seks dan kelenjarnya akan dibahas dalam sistem reproduksi.

KELENJAR HIPOTALAMUS

Kelenjar ini terletak di bagian dasar otak, yang terhubunga langsung dengan kelenjar pituitari melalui vena porta. Hipotalamus memainkan peranan penting dalam kadar glukosa darah dan kadar air dalam tubuh yang dipengaruhi oleh makanan. Rasa takut dan ketertarikan dapat memacu hipotalamus untuk merangsang peningkatan denyut jantung,peredaran darah cepat, pernafasan cepat dan penyempitan pupil. Hipotalamus juga berpengaruh dalam nafsu makan dan kebiasaan seksual. Kelainan pada hipotalamus dapat menyebabkan abnormalitas seksual (seperti kelahiran prematur), anorexia, obesitas,gangguan regulasi suhu,gangguan tidur dan frekuensi detak jantung yang tidak normal. Hipotalamus menghasilkan :

  1. Gonadotropin Releasing Factor (GnRH atau Luteinizing Hormone-Releasing Hormone,LH-RH), merangsang lobus anterior pituitari untuk menyekresikan FSH dan LH. Hormon yang merangsang sekresi FSH disebut FRH(Follicle Releasing Factor) sedangkan hormon yang merangsang sekresi LH disebut LRH(Luteal Releasing Factor).
  2. Tirotropin Releasing Factor, merangsang lobus anterior pituitari untuk menyekresikan TSH.
  3. Somatostatin, menghambat sekresi GH oleh pituitari, menekan sekresi TSH dan merangsang hati mengeluarkan somatomedin.
  4. Corticotropin Releasing Factor (CRH), merangsang lobus anterior untuk menyekresikan ACTH.

KELENJAR PITUITARI (HIPOFISIS)

Kelenjar pituitari disebut juga master of gland karena semua hormon yang dihasilkan merangsang organ untuk menyekresikan hormon lain. Letak pituitari berada dibawah hipotalamus, sebesar kacang ercis dan terdiri dari 3 lobus yang menghasilkan hormon-hormon berlainan. Kelenjar pituitari dapat terserang tumor, keracunan dari darah, penggumpalan darah dan infeksi penyakit. Hormon yang diekskresikan oleh lobus anterior atau adenophysis :

1. Somatotropin/Growth Hormone(GH), merangsang sintesis protein, menambah metabolisme lemak dan merangsang pertumbuhan tulang dan otot. Kelebihan hormon ini menyebabkan gigantisme atau pertumbuhan raksasa. Kelebihan pada dewasa menyebabkan akromegali, suatu kelainan akibat pertumbuhan yang tidak seimbang pada persedian dan ujung tulang seperti tulang jari tangan, rahang atau hidung. Defisiensi hormon menyebabkan pertumbuhan terhambat dan kerdil atau dwarfisme.

2. Thyroid Stimulating Hormone(TSH), merangsang pertumbuhan kelenjar tiroid dan pengeluaran hormon tiroksin. Sekresi TSH dihambat oleh tiroksin. Kelebihan hormon ini menyebabkan gondok.

3. Adenocorticotropic Hormone (ACTH), merangsang korteks kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon (glukokortikoid dan mineralokortikoid) ke dalam darah dan pertumbuhan dan perkembangan aktivitas kulit ginjal. ACTH juga berpengaruh dalam pengontrolan emosi karena merangsang pengeluaran Hydrocortisone oleh kelenjar adrenal bagian korteks. Produksi ACTH dikontrol oleh hipotalamus dan level hormon yang dihasilkan oleh korteks kelenjar adrenal. ACTH digunakan dalam bidang medis untuk anti pembengkakan yang disebabkan oleh alergi dan arthritis.

4. Prolactin(PRL) atau Lactogenic Hormone(LTH) atau Luteotropic Hormone atau Mammotropic Hormone, merangsang sekresi susu setelah kelahiran, meningkatkan reabsorpsi air dan garam di ginjal saat menstruasi, mengatur pertumbuhan dan perkembangan kelenjar mammae pada wanita hamil dan memelihara corpus luteum untuk memproduksi air susu ibu dan progesteron.

5. β-lipotropin(β-LPH), meningkatkan metabolisme lemak dan dapat membentuk ACTH.

6. Melanocyte Stimulating Hormone(MSH), merangsang sekresi melanin pada sel melanosit sehingga menambah warna kulit menjadi lebih gelap.

7. Gonadotropin adalah hormon yang dihasilkan untuk merangsang kerja dari alat kelamin. Gonadotropin terbagi 2 yaitu :

· Follicle Stimulating Hormone(FSH) bekerja pada gonad (alat kelamin). Pada wanita, FSH merangsang perkembangan folikel de Graaf di ovarium. Bersama dengan LH, FSH merangsang sekresi estrogen oleh folikel de Graaf dan pematangan sel telur. Pada pria, FSH merangsang testes mensekresikan androgen ke aliran darah dan merangsang terjadinya spermatogenesis/pembentukan sel sperma pada tubulus seminiferus di testes. Sekresi FSH dihambat oleh progesteron yang dihasilkan oleh korpus luteum sehingga tidak terjadi pemtangan telur di ovarium.

· Interstitial Cell Stimulating Hormone(ICSH), merangsang sel-sel interstitial testis untuk memproduksi androgen dan testosteron.

· Luteinizing Hormone(LH) berkerja pada gonad (alat kelamin). Pada wanita, ketika folikel atau sel telur sudah matang, LH merangsang pemecahan folikel de Graaf sehingga sel telur keluar dan siap dibuahi sperma. LH merangsang perubahan folikel de Graaf menjadi corpus luteum dan merangsang corpus luteum mensekresikan hormon progesteron. Pada pria, LH bekerja pada sel-sel endokrin dalam testes, tepatnya sel-sel interstisium dan merangsang testes mengeluarkan androgen ke dalam darah.

· Chrorionic Gonadotropin, berfungsi untuk menjaga perkembangan janin dan disekresikan oleh plasenta saat wanita hamil.

Lobus intermediate diketahui mensekresikan MSH namun tidak banyak yang dipengaruhi dan dihasilkan oleh bagian ini.

Hormon yang dihasilkan oleh lobus posterior atau neurophysis :

  1. Antidiuretic Hormone(ADH) atau Vasopressin, merangsang reabsorpsi air di tubulus ginjal dan menyebabkan dinding arteriol berkontraksi sehingga mempersempit rongga pemubuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. ADH juga mengontrol kadar air dalam tubuh. Kekurangan ADH menyebabkan urin dalam jumlah berlebihan dan disebut diabetes insipidus.
  2. Oxytocin, merangsang kontraksi otot polos yang melapisi uterus dan mempercepat pengembalian uterus ke ukuran semula. Oxytocin juga merangsang proses pengeluaran susu pada proses menyusui.

KELENJAR TIROID

Kelenjar tiroid adalah kelenjar yang terdiri dari 2 lobus dan terdapat pada leher bagian depan di bawah jakun. 2 lobus ini dihubungkan oleh istmus. Kelenjar tiroid terdiri dari sel epitel kubus yang membentuk struktur bernama vesikel dan ditunjang oleh suatu jaringan penghubung. Pada kelenjar tiroid normal, vesikel ini berisi substansi koloid yaitu protein yang bernama thyroglobulin yang dikombinasikan dengan tiroksin. Hormon yang dihasilkan kelenjar ini yaitu Calcitonin dan Tiroksin yang terbagi atas 2 jenis :

  1. Tetraiodothyronine (T4), hormon tiroksin yang mengandung iodium beratom 4.
  2. Triiodothyronine (T3), hormon tiroksin yang mengandung iodium beratom 3.

Kedua jenis hormon tiroksin ini merangsang metabolisme dan pertumbuhan. Hormon ini dibentuk dari asam amino tirosin dengan iodium. Kelebihan hormon ini menyebabkan eksoftalamus sedangkan kekurangan hormon ini menyebabkan kretinisme (kekerdilan) dan individunya steril.

Hormon lainnya yang diproduksi oleh kelenjar tiroid yaitu Calcitonin, merangsang penurunan kadar Ca2+ dalam darah (ditimbun dalam tulang).

Sekresi tiroksin oleh kelenjar tiroid dirangsang oleh TSH dari kelenjar pituitari. Kadar tiroksin yang tinggi dalam darah dapat menghambat sekresi TSH. Suatu ketika, kadar tiroksin dalam darah yang rendah sehingga pituitari mensekresikan TSH supaya kelenjar tiroid mensekresikan tiroksin. Namun, kadar iodium dari makanan tidak mencukupi pembuatan tiroksin sehingga keseimbangan antara tiroksin dan TSH terganggu. TSH akan terus dikeluarkan, namun di pihak lain, kelenjar tiroid yang selalu dipaksa TSH membuat tiroksin mengalami kekurangan iodium sehingga kelenjar bekerja terus menerus dan membengkak. Kelainan inilah yang disebut dengan penyakit gondok.

Produksi berlebih dari hormon kelenjar tiroid menyebabkan hypertiroidisme atau penyakit Grave’s dan membuat mata menjadi abnormal. Pecahnya sel kelenjar tiroid sehingga terbebaskannya hormon dalam jumlah besar dapat mengakibatkan sindrom hashimoto’s yaitu penghancuran yang deisebabkan oleh respon imun. Sedangkan produksi yang sangat sedikit menyebabkan hypothyroidisme menyebabkan gondok dan kelesuan.


KELENJAR PARATIROID

Kelenjar paratiroid terdapat pada sebelah dorsal kelenjar tiroid, terdiri dari 4 struktur kecil. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang merangsang peningkatan kadar Ca2+ dan fosfat dalam darah yang disuplai dari tulang. Kerja Parathormon ini antagonis/berlawanan dengan kerja Calcitonin.

KELENJAR ADRENAL/SUPRARENALIS

Kelenjar ini terletak diatas ginjal dan kaya akan darah. Secara anatomi, bagian dalam dan bagian luar kelenjar adrenal tampak seperti organ yang terpisah karena terdiri dari jaringan yang berbeda dan melakukan aktivitas yang berbeda pula. Medula adrenal dapat diangkat tanpa membahayakan individu pemiliknya. Bagian dalam disebut medula adrenal terdiri sel chromaffin, mensekresikan hormon yang disebut Catecholamines, terbagi atas :

  1. Epinephrine atau Adrenaline yang merespon stimulasi sistem saraf simpatik saat stress. Ketika suatu organisme dihadapka pada tekanan seperti marah dan stress, maka sejumlah hormon dilepaskan ke dalam aliran darah. Maka laju dan kekuatan denyut jantung meningkat, tekanan darah meningkat, suplai darah dialihkan ke otot kerangka, arteri koronaria dan otak, kadar gula darah dan laju metabolisme meningkat. Bronkus membesar sehingga pernafasan makin cepat, pupil mata membesar dan ada kecendrungan bulu tubuh untuk berdiri.
  2. Norephinephrine atau Noradrenaline atau Levoarterenol yang menyebabkan peningkatan tekanan darah dengan merangsang kontraksi arteriol. Hormon ini juga menjaga sirkulasi darah normal.

Bagian luar adrenal disebut korteks adrenal menghasilkan sekitar 30 hormon steroid tapi hanya sedikit yang disekresikan dalam jumlah signifikan. Hormon yang dihasilkan yaitu :

  1. Aldosterone, mengontrol jumlah garam dan air pada tubuh. Hormon ini menyebabkan proses reabsorpsi natrium dan klorin di tubulus ginjal yang menurunkan tingkat pengeluaran dari sistem urin, memicu proses retensi air dan meningkatkan volume cairan ekstraseluler. Laju sekresi aldosterone ditingkatkan oleh ACTH dan kadar tinggi kalium namun dihambat oleh adanya angiostensin II dalam darah.
  2. Corticoid atau Corticosteroid yang terbagi atas :

· Glucocorticoid, seperti Cortisol dan Cortisone(Hydrocortisone), yang penting untuk metabolisme karbohidrat, protein dan lemak, menaikkan kadar glukosa darah dan menurunkan pembengkakan.

· Mineralocorticoid, menjaga kadar keseimbangan ion elektrolit dan air.

· Gonadocorticoid, hormon sex yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal yaitu Androgen yang merangsang pertumbuhan seks sekunder pada pria dan Estradiol yang merangsang pertumbuhan seks sekunder pada wanita.

Kelainan yang dapat terjadi pada kelenjar adrenal :

1. Virilisme yaitu munculnya ciri sekunde rpria pada wanita

2. Adison yang terjadi karena hipofungsi adrenal

3. Coushing syndrome terjadi karena hiperfungsi adrenal.

KELENJAR PANKREAS

Pankreas terletak pada dinding posterior abdomen. Pankreas mempunyai bagian yang disebut Pulau Langerhans yang berfungsi mengeluarkan hormon. Pankreas bagian luar akan menghasilkan eznim pencernaan sendangkan bagian dalam merupakan kelenjar endokrin yaitu Pulau Langerhans yang kaya akan pembuluh darah. Bagian ini terdiri dari Pulau Langerhans A yang menghasilkan Glukagon dan pulau langerhans B yang menghasilkan Insulin.

  1. Insulin, hormon yang berfungsi mengubah glukosa menjadi gula otot/glikogen.Salah satu efek insulin adalah membuat sel-sel tubuh lebih permeable terhadap masukanya glukosa. Kekurangan insulin menyebabkan kadar glukosa dalam darah tinggi dan menyebabkan diabetes mellitus.
  1. Glukagon, hormon yang bekerja antagonis dengan insulin, berfungsi untuk mengubah glikogen menjadi glukosa.
  2. Somastatin, hormon yang dihasilkan dari tipe ketiga sel Pulau langerhans berperan penting dalam metabolisme.

KULIT

Bila kulit terkena radiasi ultraviolet, radiasi akan memicu perubahan dehidrokolesterol menjadi kalsiferol, yang sejenis dengan vitamin D. Kalsiferol mengalami 2 kali modifikasi di hati dan ginjal dan senyawa yang dihasilkan mempertinggi absorpsi Ca2+ dari usus. Hormon ini bergabung dengan PTH dan Calcitonin dalam pengaturan metabolisme kalsium.

LAMBUNG DAN USUS

Selain enzim pencernaan, lambung dan usus juga menghasilkan hormon untuk pencernaan yaitu :

  1. Gastrin, disekresikan oleh sel-sel dalam lambung dan merangsang produksi asam hidroklorat oleh sel parietal lambung dan meningkatkan pergerakan dari dinding lambung. Hormon ini disekresikan akibat stimulus dari substansi makanan.
  2. Gastric Inhibitory Peptide(GIP) atau Enterogastrone, dihasilkan oleh usus12 jari dan menghambat kerja kelenjar dan otot lambung sehingga melindungi usus 12 jari dari asam lambung yang merusak serta mengendalikan laju pengosongan lambung.
  3. Atrial Natiuretic Factor, membantu pengeluaran keseimbangan garam dan air sehingga secara tak langsung mengatur homeostatis dari ginjal dan sistem kardiovaskular. Hormon ini bekerja antagonis dengan Aldosterone.
  4. Secretin, dihasilkan oleh usus halus yang dipicu oleh kehadiran asam pada usus 12 jari. Hormon ini merangsang pankreas untuk menyekresikan enzim pencernaan termasuk ion bikarbonat. Ion bikarbonat merupakan buffer dari tingkat keasaman bubur makanan(chyme) yang memasuki usus halus dari lambung. Hormon ini juga merangsang hati dan kantung empedu untuk mensekresikan empedu.
  5. Cholecystokinin dihasilkan usus 12 jari, menstimulasi pelepasan empedu ke dalam usus 12 jari dan produksi serta pelepasan enzim-enzim pankreas.

KELENJAR PINEAL

Kelenjar ini menempel pada bagian atas dari cerebellum pada otak. Hormon yang dihasilkan yaitu Melatonin yang mengatur waktu biologis tubuh, misalnya saat tidur. Melatonin juga menyebabkan perubahan warna kulit menjadi lebih terang, dengan kata lain, antagonis dengan MSH.

KELENJAR THYMUS

Kelenjar ini terdiri atas sejumlah besar jaringan limfatik dan mempunyai sejumlah kecil jaringan epitel yang dikenal sebagai Korpuskel Hassal’s. Kelenjar ini mengeluarkan hormon Thymosin yang mempercepat produksi dan perkembangan dan differensiasi sel Limfosit T di timus.

GINJAL

Walaupun ginjal merupakan organ dari sistem eskresi, ginjal memiliki 3 fungsi endokrin karena menghasilkan hormon :

  1. Renin, hormon yang berperan dalam memelihara tekanan darah.
  2. Erytropoeitin, meningkatkan produksi sel darah merah pada sumsum tulang

Ginjal berpengaruh juga dalam modifikasi Calciferol yang kedua menjadi1,25-dihidroksi vitamin D.

HATI

Hati mensekresikan hormon Somatomedin yang merangsang pertumbuhan pada tulang.

Hewan diketahui juga menghasilkan sejumlah hormon yaitu :

  1. Juvenil hormone(JH), merangsang perubahan serangga dari bentuk ulat ke larva. Hormon ini tidak dihasilkan ketika serangga mencapai bentuk dewasanya.
  2. Ecdysone, merangsang perubahan atau pergantian kulit serangga. Hormon ini bekerja antagonis dengan JH.
  3. Octopamine, menaikkan kadar penggunaan glukosa oleh otot.
  4. Adipokinetic Hormone, mempercepat perubahan lemak menjadi energi.
  5. Bovine Somatotropin(BST),meningkatkan produksi susu pada ternak.

Major Human Hormones

Hormone

Gland Origin

Target Tissue

Function

Adrenocorticotropic

Pituitary gland (anterior)

Adrenal cortex

Triggers secretion of hydrocortisone from the adrenal gland

Growth hormone

Pituitary gland (anterior)

Throughout body

Stimulates growth and development

Follicle-stimulating hormone

Pituitary gland (anterior)

Sex glands

Stimulates female egg maturation and male sperm production

Luteinizing hormone

Pituitary gland (anterior)

Sex glands

Stimulates female ovulation and male secretion of testosterone

Prolactin

Pituitary gland (anterior)

Mammary glands

Stimulates milk production in the breasts after childbirth

Thyroid-stimulating hormone

Pituitary gland (anterior)

Thyroid gland

Triggers secretion of thyroid hormones

Melanocyte-stimulating hormone

Pituitary gland (anterior)

Melanin-producing cells

Controls skin pigmentation

Antidiuretic hormone

Pituitary gland (posterior)

Kidneys

Regulates water retention and blood pressure

Oxytocin

Pituitary gland (posterior)

Uterus

Mammary glands

Triggers contraction of the uterus during labor
Stimulates milk letdown for breast-feeding after childbirth

Melatonin

Pineal gland

Unclear, although possible target sites are pigment cells and sex organs

May affect skin pigmentation; may regulate biorhythms (awake/sleep patterns) and prevent jet lag

Calcitonin

Thyroid gland

Bones

Controls the level of calcium in the blood by depositing it in the bones

Thyroid hormone

Thyroid gland

Throughout body

Increases the body’s metabolic rate; promotes normal growth and development

Parathyroid hormone

Parathyroid glands

Bones, intestines, and kidneys

Regulates calcium level in blood

Thymosin

Thymus

White blood cells

Promotes the growth and development of white blood cells, helping the body fight infection

Aldosterone

Adrenal gland

Kidneys

Regulates sodium and potassium levels in the blood to control blood pressure

Hydrocortisone

Adrenal gland

Throughout body

Plays key role in stress response; increases blood glucose levels and mobilizes fat stores; reduces inflammatation

Epinephrine

Adrenal gland

Muscles and blood vessels

Increases blood pressure, heart and metabolic rate, and blood sugar levels; dilates blood vessels. Also released during exercise

Norepinephrine

Adrenal gland

Muscles and blood vessels

Increases blood pressure and heart rate; constricts blood vessels

Glucagon

Pancreas

Liver

Stimulates the breakdown of glycogen (stored carbohydrate) into glucose (blood sugar); regulates glucose blood level

Insulin

Pancreas

Throughout body

Regulates blood glucose levels; increases storage of glycogen; facilitates glucose intake by body cells

Estrogen

Ovaries

Female reproductive system

Causes sexual development and growth; maintains proper functioning of female reproductive system

Progesterone

Ovaries

Mammary glands
Uterus

Prepares uterus for pregnancy

Testosterone

Testes

Throughout body

Causes sexual development and growth spurt; maintains proper functioning of male reproductive system

Erythropoietin

Kidney

Bone Marrow

Produces red blood cells

Microsoft ® Encarta ® 2008. © 1993-2007 Microsoft Corporation. All rights reserved.

Posted by: lovianettesherry | May 3, 2008

Autobiografi Sastra : My Literature Assignment

Teka-Teki Kehidupan Manusia Abnormal

Kehidupan itu berjalan dengan penuh teka-teki yang harus dipecahkan manusia, termasuk yang tidak normal sepertiku. Tanggal 10 Agustus 1991, ibuku melahirkanku ke dunia ini. Ibuku, Lay Siau Moi, adalah wanita yang, menurutku, lemah namun bisa menyimpan dendam yang mematikan. Tapi, dia juga yang mendampingiku saat aku melewati masa tergelapku yang tak akan pernah selesai-selesai. Ayahku bernama Hie Pit Khie merupakan pria yang lebih keras dari batu dan tidak bisa dikalahkan. Kedua orangtuaku inilah yang sangat sukses mengajarkanku untuk berbakti kepada mereka tanpa bisa memikirkan diri sendiri sedikitpun.

Masa-masa saat di TK dan SD bukanlah masa yang cukup indah untukku. TK Bachtera Trisna adalah tempat yang dingin. Saat jajan di kantin, yang laki-laki selalu mendorong yang perempuan samapai terjatuh dan menangis. Aku sering sekali terjatuh sehingga aku belajar dan bersumpah tidak mau menjadi perempuan yang lemah. Saat itu, aku tidak punya banyak teman. Aku selalu menjadi copycat, jika temanku mempunyai tempat pensil yang bagus, aku juga akan membeli yang, setidaknya, sama persis. Lalu, aku pernah memperebutkan seseorang untuk jadi kakakku. Orang itu adalah Ernawati, kakak sepupuku. Tentu saja, aku berebut dengan Budiyanto, adik kandungnya. Aku kalah, maka setiap sore, aku hanya menonton tv sendiri atau dengan pembantu atau menganggu di dapur. Sampai sekarang, aku tak pernah suka dengan keluarga sepupuku. Menurutku, mereka semua dari bibiku sampai pembantunya pun berhati culas. Jika aku melakukan sesuatu yang menurut mereka tidak benar, mereka mengadukanku kepada ayahku dan buntutnya, mereka menonton kalau aku sedang dimarahi habis-habisan. Acara favoritku pasti kartun, tapi aku suka juga nonton sinetron sampai bosan karena lebih banyak adegan cinta yang memuakkan daripada adegan perkelahian atau pembunuhan yang lebih kusukai, dan acara dimana ada boneka Susan. Aku dulu juga suka bermain boneka. Boneka itu kutidurkan, tak jarang aku berusaha memandikannya, tapi selalu dilarang oleh ibuku, alasannya nanti rambut bonekanya kusut. Namun, aku kadang bersikap kejam terhadap boneka itu. Salah satu boneka yang kupunyai, Barbie, aku pernah menelanjanginya lalu kucoreti badannya dengan spidol dan pulpen dan aku lucuti lengannya. Kepalanya keras sekali untuk kucabut. Inilah asal-usul kekuatan dan sifat penghancurku.

Masa-masa SD adalah titik balik terendah dimana aku betul-betul tidak punya teman. SD Bhakti Tugas merupakan sekolah umum yang menurut anggapanku dan orangtuaku lebih baik sedikit daripada sekolah negeri, namun etnis China-nya sedikit. Disinilah aku menyadari, mungkin aku mengalami yang namanya diskriminasi ras. Tak ada yang mau bicara denganku. Yang laki-laki mengataiku dan mengejekku seenak perut mereka, yang perempuan mengucilkan dan memanfaatkanku. Aku menghormati teman-temanku tapi mereka tidak menghormatiku sedikitpun, hingga aku berubah menjadi manusia yang kejam. Yang menjadi temanku hanyalah guru-guru yang mengaliku. Saat kelas 1-3 SD, kemampuanku termasuk cukup pintar walaupun tidak masuk 3 besar, tapi selalu 5 dan 10 besar. Pada saat 4 SD, aku berubah menjadi manusia super pintar sekaligus merupakan masa bahwa “tak ada teman” menjadi prinsip hidup. Aku mendapat nilai sempurna untuk mata pelajaran IPS, karena sejak kecil aku doyan baca buku sejarah dan IPA. Ketika aku mendapat nilai 100, satu-satunya di angkatanku, teman-temanku menuduhku menyontek karena ada buku IPS yang terbuka di laciku. Sebenarnya aku lupa tentang buku itu, namun aku tidak menyontek sedikitpun. Kebanyakan yang memfitnahku adalah teman-teman wanita sedangkan yang membelaku hanya wali kelasku serta beberapa teman laki-laki yang berada di dekatku. Aku menangis dan bersumpah bahwa aku akan menghancurkan teman-temanku terutama perempuan-perempuan tukang iri itu. Bayangkan saja, mereka suka sekali membuatku malu. Aku ingat betapa malunya aku saat berdiri di tengah lapangan untuk menerima penghargaan sebagai juara 1 kelas, mereka menyorakiku bersamaan, satu sekolah menyorakiku. Tapi, mereka bertepuk tangan untuk temanku yang peringkatnya lebih rendah. Lalu, mereka mengusirku ketika aku ditunjuk wali kelas untuk menengok seseorang yang sakit. Kata mereka, gara-gara aku, temanku yang peringkatnya lebih rendah tapi populer itu tidak ikut menjenguk. Aku geram, namun semua cowok yang mengenalku dan yang suka sekali berkelahi denganku bersimpati padaku. Aku ingin menuntut balas.

Kesempatan itu datang berkali-kali dan kumanfaatkan dengan baik. Jika ada yang mengejekku, akan kupukuli dia hingga babak belur. Jika ada yang bersikap sok didepanku, akan kumarahi dan kujatuhkan dia. Aku sering sekali mencelakai dan dituduh mencelakai teman-temanku yang wanita. Misalnya, dalam pertandingan bola, aku berhasil merebut bola dari temanku dan kulewati dia. Dia jatuh dan aku dituduh menjatuhkannya. Padahal, menurutku, dia terpeleset sendiri. Contoh lainnya, ketika peniti pramukaku menggores kulit temanku, maka ia menangis dan lagi-lagi aku dipaksa untuk minta maaf. Aku tidak pernah minta maaf untuk hal-hal semacam itu. Aku senang-senang saja, melihat teman-temanku celaka. Aku tak pernah mendapat ucapan selamat ulang tahun, tapi yang kudapati adalah seorang teman yang lahir tanggal 9 Agustus, merayakan ulang tahunnya pada saat 10 Agustus, sehingga otomatis aku dilupakan dan dianggap sampah seperti biasa. Kepintaranku dimanfaatkan tapi diimbangi dengan kekuatan fisikku yang meningkat karena aku sering sekali berkelahi melawan teman-teman yang cowok, dan aku makin dikucilkan. Aku bersumpah saat reuni nanti, akan kubalas semua perbuatan mereka. Aku yang dulu adalah manusia yang pemarah, penuh dendam dan psikopat.

Kelas 4 SD-1 SMP, aku mengikuti kursus sempoa, bhs. Inggris dan SuperBrain(kursus meningkatkan kerja otak). Semuanya berarti bagiku karena disitulah aku betul-betul punya teman. Saat kelas 6 SD, aku bertemu dengan 2 pemuda yang lebih tua 1 tahun dariku dan cukup pintar. Keduanya saling mengenal, suka menjahiliku dan membuatku gembira. Mereka mengubahku, perlahan tapi pasti, menjadi manusia sesungguhnya. Maka, aku naksir mereka berdua. Demi mereka, aku belajar mati-matian dan jadi juara umum di sekolah. Nama mereka Dungga dan Steven.

Awal tahun pertamaku di Mardi Yuana sedikit lebih hangat sebab aku mulai punyai teman yang sesungguhnya. Di saat bersamaan, aku menyelesaikan kursus sempoaku setelah memenangkan beberapa kejuaraan. Namun, tahun pertamaku masih mirip dengan tahun-tahun waktu aku di SD. Ada beberapa cewek sentimentil yang doyan sekali memanfaatkanku dalam berbagai bidang, sehingga aku bagaikan budaknya. Aku naksir cowok lagi bernama Alpen. Dia lucu sehingga aku selalu semangat setiap hari. Semangat itu pulalah yang membuatku berhasil membalas dendam pada temanku yang sentimentil dan memerdekakan diri dari jajahannya. Aku belajar untuk menjadi kuat dan mandiri supaya tak ada lagi yang menindasku. Tahun keduaku di Mardi Yuana merupakan tahun terindah. Harapanku untuk punya teman sesungguhnya terkabul. Aku memggantikan posisi Alpen, Dungga dan Steven dengan seseorang yang bernama Patrick. Orang kurang ajar ini sangat lugu sehingga akulah yang menjahilinya, tapi ia bisa membuatku menangis hanya gara-gara menunjukkan laba-laba palsu besar mengerikan ketika aku serius belajar geografi. Berkat dia, aku hidup seperti manusia, dengan sedikit keabnormalan. Aku suka sekali menaruh buku diatas kepala dan mengajukan pertanyaan aneh pada guru PPKn. Sehingga aku suka pelajaran PPKn sebab aku bisa mengajukan pertanyaan aneh dan bertengkar dengan guruku. Pelajaran favoritku Sejarah, sebab aku smenganggap sejarah itu cerita sehingga aku mudah menghapal setiap kejadian yang ada. Tahun terakhirku di MY merupakan tahun penuh perjuangan. Sainganku banyak, namun aku berhasil mendapat nilai akademis tinggi dan menjejakkan kaki di surga pengharapan, Kolese Gonzaga.

Gonzaga dan Mardi Yuana sudah kuanggap menjadi rumah keduaku. Setiap kali aku berada di sana, aku selalu gembira. Namun, di Gonzaga, aku menghadapi masa tergelapku.Aku mendambakan kebebasan dan persahabatan. Salah satu usahaku untuk mempunyai teman baru adalah ikut Lustrum. Aku tertarik bagaikan magnet sebab sejak dahulu kala, aku tak punya kesempatan untuk ikut dalam berbagai kegiatan besar sekolah. Namun, seenaknya orangtuaku menghancurkan keinginanku. Aku tahu juga bahwa pada saat aku dieksekusi dan divonis dilarang ikut Lustrum, aku ingin membalas dendam pada orang-orang sekitarku. Orangtuaku, kakak angkatku yang kuanggap keluarga dan keluarga bibiku. Bibiku mempengaruhi ayahku supaya aku tidak diperbolehkan ikut Lustrum sedangkan kakak angkatku hanya asyik berpacaran dan tidak mau menolongku. Sejak itu, aku berjanji supaya aku belajar mati-matian untuk mendapatkan nilai yang disyaratkan untuk kuliah di luar negeri, meraih kebebasan yang tak bisa kudapatkan selama mereka didekatku. Mulanya aku benci teman-temanku yang punya kebebasan namun tidak ikut Lustrum. Aku iri, namun aku tak bisa menahan diri untuk membuka diriku sehingga mereka tahu apa yang kuinginkan sebenarnya. Aku juga sudah lupa bagaimana naksir cowok lagi karena di pikranku hanya ada Lustrum, Lustrum, Lustrum. Walaupun aku punya banyak teman, aku masih sering sendirian. Maka, aku bingung, sebenarnya aku punya atau tidak? Tapi, aku selalu sayang teman-temanku. Hal ini paling jelas ketika aku sendirian pergi ke TTA, TMII, Jumat, 9 Februari, untuk memberi semangat bagi teman-teman yang akan bermain dalam drama “Bayang-Bayang Retak”. Aku senang karena aku merasa dihargai oleh teman-temanku, terutama cowok-cowoknya, karena mereka mempercayaiku untuk menjadi penjaga gawang mereka saat kami bertanding melawan kelas lain. Teman-temanku selalu bersemangat mengajakku ikut bertanding bersama. Aku tumbuh menjadi perempuan abnormal dengan obsesi tak habisnya terhadap Lustrum dan sekolah. Saking terobsesinya pada Lustrum, aku pernah bermimpi membeli tiket nonton, melihat latihan, ikut latihan, melihat persiapan sampai menonton pementasannya, tapi aku tidak pernah bermimpi dalam tidurku bahwa aku akan ada di panggung sebagai salah satu pemain yang sah. Menyedihkan sekali. Aku menjadi sangat berbeda dari teman-teman cewekku yang lain. Aku tidak suka segala sesuatu yang bersifat feminim atau kewanitaan sehingga aku kadang bingung, aku ini cewek atau cowok?? Kupikir predikat “laki-laki” pantas untukku karena aku tidak suka segala hal yang bersifat feminim, karena menurutku dan berdasarkan pengalamanku di SD, segala hal yang feminim itu jelek, memuakkan dan membuatku lemah. Aku juga menjadi perempuan kuat dan berbeda dengan obsesi anak kecil yang punya impian besar. Aku berharap supaya teman-temanku tidak pergi dari hadapanku. Aku selalu benci liburan dan kenyataan, aku tidak ikut dalam kepanitiaan Jambore dan Lustrum, membuatku sedih dan kesepian. Maka, aku selalu berdoa supaya aku bisa bertemu mereka.

Hidupku penuh sekali dengan teka-teki yang membingungkan dan menyesatkan, tapi jika aku berhasil memcahkan teka-teki itu, pintu kebahagiaan akan terbuka untukku….

Teman sejati bagaikan 2 jiwa dalam satu tubuh…..

Posted by: lovianettesherry | May 1, 2008

Sistem Koloid:my chemistry assignment

SISTEM KOLOID

SISTEM KOLOID

Disusun oleh :

Yanty

XI-IPA 3/30

SMA GONZAGA

Jl. Pejaten Raya no. 10 A

Jakarta Selatan

April 2008

SISTEM DISPERSI

Sistem dispersi adalah sistem dimana suatu zat tersebar merata (fase terdispersi) di dalam zat lain (fase pendispersi atau medium). Fase terdispersi bersifat diskontinu (terputu-putus) sedangkan medium disperse bersifat kontinu. 3 jenis sistem disperse yaitu ;

  1. Larutan

Larutan adalah keadaan dimana zat terlarut (molekul, atom, ion) terdispersi secara homogen dalam zat pelarut. Larutan bersifat stabil dan tak dapat disaring. Diameter partikel zat terlarut lebih kecil dari 10-7 cm. Contoh : larutan gula, larutan garam

  1. Suspensi

Suspensi adalah keadaan dimana zat terlarut terdipersi secara heterogendalam zat pelarut, sehingga partikel-partikel zat terlarut cenderung mengendap dan dapat dibedakan dari zat pelarutnya.. Suspensi bersifat diskontinu, dapat disaring dan merupakan sistem 2 fase. Diameter partikel zat terlarut lebih besar dari 10-5 cm. Contoh: air kopi, air kapur

  1. Koloid

Koloid adalah suatu campuran yang keadaannya berada diantara larutan dan suspensi/larutan kasar. Koloid terlihat sebagai campuran homogen, namun digolongkan sebagai campuran heterogen secara mikrokopis. Koloid umumnya bersifat tidak stabil dan tidak dapat disaring. Diameter zat terlarut antar 10-7-10-5 cm.

Perbandingan Sifat Larutan, Koloid dan Suspensi.

Larutan (Dispersi Molekuler)

Koloid (Dispersi Koloid)

Suspensi (Dispersi Kasar)

Contoh : larutan gula

Contoh : susu

Contoh : air kopi

  1. Homogen, tak dapat dibedakan walaupun menggunakan mikroskop ultra
  2. Diameter partikel lebih kecil dari 10-7 cm.
  3. Satu fase
  4. Stabil
  5. Tak dapat disaring dan tak memisah ketika didiamkan
  6. Jernih
  7. Bersifat transparan dan meneruskan cahaya
  1. Secara makroskopis bersifat homogen tetapi heterogen jika diamati dengan mikroskop ultra (campuran antara homogen dan heterogen)
  2. Diameter partikel antara 10-7 sampai 10-5 cm.
  3. Dua fase
  4. pada umumnya stabil
  5. tidak dapat disaring kecuali dengan penyaring ultra dan tak memisah ketika didiamkan
  6. Tidak jernih
  1. Heterogen (Campuran)
  2. Diameter partikel lebih besar dari 10-5 cm
  3. Dua fase
  4. Tidak stabil
  5. Dapat disaring dan memisah ketika didiamkan
  6. Tidak jernih
  7. Dapat menghamburkan cahaya

PENTINGNYA KIMIA KOLOID

Pada umumnya zat yang ditemukan pada kehidupan sehari-hari nerada dalam keadaan koloid sehingga semua cabang ilmu kimia sangat berkepentingan dengan kimia koloid, diantaranya sebagai berikut :

  • Semua jaringan bersifat koloidal
  • Tanah terdiri dari bagian-bagian yang bersifat koloid sehingga ilmu tanah, pertanian dan sebagainya harus mencakup penerapan kimia koloid pada tanah
  • Pengetahuan tentang koloid sangat diperlukan dalam industri cat, keramik,plastik, tekstil, kertas, lem, tinta, semen, karet, kulit, penyedap, mentega, keju, susu dan makanan lain, pelumas, sabun, obat semprot pertanian dan insektisida, gel, selai dan lain-lain.

JENIS-JENIS KOLOID

Penggolongan sistem koloid didasarkan pada jenis fase pendispersi dan fase terdispersi.

  1. Aerosol

Sistem koloid dari partikel padat atau cair yang terdispersi dalam gas disebut aerosol. Jika zat yang terdispersi berupa zat padat disebut aerosol padat. Contoh aerosol padat : debu buangan knalpot. Sedangkan zat yang terdispersi berupa zat cair disebut aerosol cair. Contoh aerosol cair : hairspray dan obat semprot.

Untuk menghasilkan aerosol diperlukan suatu bahan pendorong (propelan aerosol). Contoh propelan aerosol yang banyak digunakan yaitu CFC dan CO2.

  1. Sol

Sistem koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat cair disebut sol. Contoh sol : putih telur, air lumpur, tinta, cat dan lain-lain. Sistem koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat padat disebut sol padat. Contoh sol padat : perunggu, kuningan, permata (gem).

  1. Emulsi

Sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair lain disebut emulsi. Sedangkan sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat padat disebut emulsi padat dan sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam gas disebut emulsi gas. Syarat terjadinya emulsi yaitu kedua zat cair tidak saling melarutkan. Emulsi digolongkan ke dalam 2 bagian yaitu emulsi minyak dalam air dan emulsi air dalam minyak.. Contoh emulsi minyak dalam air : santan, susu, lateks. Contoh emulsi air dalam minyak : mayonnaise, minyak ikan, minyak bumi. Contoh emulsi padat : jelly, mutiara, opal.

Emulsi terbentuk karena pengaruh suatu pengemulsi (emulgator). Misalnya sabun dicampurkan kedalam campuran minyak dan air, maka akan diproleh campuran stabil yang disebut emulsi.

  1. Buih

Sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair disebut buih, sedangkan sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat padat disebut buih padat.Buih digunakan dalam proses pengolahan biji logam dan alat pemadam kebakarn. Contoh buih cair : krim kocok (whipped cream), busa sabun. Contoh buih padat : lava, biskuit.

Buih dapat dibuat dengan mengalirkan suatu gas ke dalam zat yang mengandung pembuih dan distabilkan oleh pembuih seperti sabun dan protein. Ketika buih tidak dikehendaki, maka buih dapat dipecah oleh zat-zat seperti eter, isoamil dan alkohol.

  1. Gel

Sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat padat dan bersifat setengah kaku disebut gel. Gel dapat terbentuk dari suatu sol yang zat terdispersinya mengadsropsi medium dispersinya sehingga terjadi koloid yang agak padat. Contoh gel : agar-agar, semir sepatu, mutiara, mentega.

Campuran gas dengan gas tidak membentuk sistem koloid tetapi suatu larutan sebab semua gas bercampur baik secara homogen dalam segala perbandingan.

SIFAT-SIFAT KOLOID

1. EFEK TYNDALL

Salah satu mengenali koloid yaitu menjatuhkan seberkas cahaya kepada obyek. Larutan bersifat meneruskan cahaya sedangkan koloid bersifat menghamburkan cahaya. Berkas cahaya yang melalui koloid dapat diamati dari arah samping walaupun partikel koloidnya tidak tampak. Jika partikel terdispersinya kelihatan maka sistem disebut suspensi. Maka, egek Tyndall adalah peristiwa penghamburan cahaya oleh partikel-partikel koloid. Contoh peristiwa efek Tyndall : sorot lampu pada malam yang berkabut, sorot lampu proyektor di ruangan yang berasap dan berkas sinar matahari melalui celah daun pohon pada pagi yang berkabut.

2. GERAK BROWN

Gerak zig-zag partikel koloid secara terus-menerus disebut Gerak Brown. Gerak Brown menunjukkan kebenaran teori kinteik molekul yang menyatakan bahwa molekul-molekul dalam zat cair selalu bergerak cepat. Gerak Brown terjadi akibat tumbukan yang tidak seimbang dari molekul-molekul medium terhadap partikel koloid. Semakin tinggi suhu, semakin cepat Gerak Brown berlangsung karenan energi kinetik molekul medium meningkat sehingga menghasilkan tumbukan yang lebih kuat.Gerak inilah yang menyebabkan atikel-partikel koloid tidak mengendap karena dapat mengatasi gaya gravitasi.

3. ADSORPSI

Partikel koloid dapat bergerak dalam medan listrik dan mempunyai muatan. Pergerakan partikel koloid dalam medan listrik disebut elektroforesis.Bila partikel koloid menyerap ion pada permukaannya, maka partikel koloid akan bermuatan listrik.

Partikel koloid bermuatan positif bila mengadsorpsi kation, misalnya Al(OH)3, Fe(OH)3, protein dalam asam dan lain-lain. Senaliknya partikel koloid akan bermuatan negatif bila mengadsorpsi anion, misalnya As2S3, belerang, sol logam, kanji dan lain-lain.

Jika sepasang elektrode yang dialiri arus listrik dicelupkan ke dalam dispersi koloid, maka partikel koloid bermuatan positif akan bergerak menuju katode dan partikel kolid bermuatan negatif akan bergerak menuju anode.

Kegunaan Elektroforesis :

  • Untuk menentukan muatan suatu partikel koloid
  • Untuk mengurangi zat-zat pencemar udara yang dikeluarkan dari cerobong asap pabrik.

4. ADSORPSI

Partikel koloid mempunyai kemampuan untuk menyerap molekul atau ion pada permukaannya sehingga memiliki muatan listrik disebut adsorpsi. Sol Fe(OH)3 dalam air mengadsorpsi ion positif hingga bermuatan positif, sedangakn sol As2S3 dalam air mengadsorpsi ion negatif sehingga bermuatan negatif.

Sifat adsorpsi dari koloid digunakan dalam berbagai proses, di antaranya :

  • Penyembuhan sakit perut oleh serbuk karbon (norit), didalam usus membentuk sistem koloid yang dapat menadsorpsi gas atau zat racun.
  • Proses pewarnaan kain
  • Pemutihan gula tebu. Gula yang masih berwarna dilarutkan dalam air kemudian dialirkan melalui tanah diatomae dan arang tulang sehingga zat warna dalam gula akan diadsorpsi dan gula menjadi putih bersih.
  • Proses penjernihan air. Air ditambahkan alumunium sulfat sehingga terhidrolisis membentuk Al(OH)3 yang berupa koloid yang dapat mengadsorpsi zat warna dan pencemar dalam air.

5. KOAGULASI

Koagulasi adalah peristiwa penggumpalan partikel-partikel koloid karena adanya suatu elektrolit dengan muatan yang berlawanan. Apabila muatan koloid dilucuti maka kestabilan akan berkurang dan menyebabkan penggumpalan/koagulasi. Peulucutan muatan koloid terjadi pada sel elektroforesis atau jika elektrolit ditambahkan ke dalam sistem koloid. Apabila arus listrik dialirkan cukup lkama ke dalam sel elektroforesis maka partikel akan digumpalkan ketika mencapai elektrode. Maskin besar muatan ion makin kuat daya tarik menariknya denga partikel kolod sehingga makin cepat terjadinya koagulasi.

Beberapa contoh koagulasi adalah sebagai berikut :

1. Pada pengolahan karet, partikel-partikel karet dalam lateks digumpalkan dengan penambahan asam asetat atau asam format sehingga karet dapat dipisahkan dari lateksnya.

2. Partikel tanah liat yang dikandung air sungai akan mengendap tatkala berjumpa dengan air laut yang mengandung banyak elektrolit sehingga terjadilah delta di muara sungai.

3. Jika bagian tubuh mengalami luka maka ion Al3+ atau Fe3+ segera menetralkan partikel albuminoid yang dikandung darah sehingga terjadi penggumpalan darah yang menutupi luka.

4. Lumpur koloidal dalam air sungai dapat digumpalkan dengan menambahkan tawas. Sol tanah liat dalam air biasanya bermuatan negatif sehingga akan digumpalkan oleh ion Al3+ dari tawas (aluminium sulfat)

5. Asap atau debu dari pabrik/industri dapat digumpalkan dengan alat koagulasi listrik dari Cottrel.

6. KOLOID PELINDUNG

Pada beberapa proses suatu koloid harus digumpalkan, di lain pihak ada koloid yang perlu dijaga agar tidak menggumpal. Sistem koloid dapat distabilkan dengan penambahan suatu koloid lain yang disebut koloid pelindung (koloid protektif), Koloid pelindung ini akan membungkus partikel terdispersi sehingga tidak dapat lagi berkelompok dan menggumpalkan. Contoh :

  • Pada pembuatan es krim digunakan gelatin untuk mencegah pembentukan kristal besar es atau gula
  • Cat dan tinta dapat bertahan lama karena menggunakan suatu koloid pelindung
  • Zat-zat pengemulsi seperti sabun dan detergen, juga tergolong koloid pelindung

7. DIALISIS

Pada permukaan suatu koloid, seringkali terdapat ion-ion yang dapat mengganggu kestabilan koloid tersebut. Ion-ion pengganggu ini dihilangkan dengan suatu proses yang disebut dialisis. Dalam proses ini, sistem koloid dimasukkan ke dalam suatu kantung koloid, lalu kantung koloid itu dimasukkan ke dalam bejana berisi air mengalir. Kantong koloid terbuat dari selaput semipermeable, yang dapat melewatkan pertikel-partikel kecil, seperti ion-ion atau molekul sederhana, tetapi menahan partikel besar seperti koloid. Dengan demikian, ion-ion keluar dari kantong dan hanyut bersama air. Contoh : proses cuci darah.

8. KOLOID LIOFOB DAN KOLOID LIOFIL

Koloid yang memiliki medium dispersi cair dibedakan atas koloid liofil dan koloid liofob. Suatu koloid disebut koloid liofil jika terdapat gaya tarik-menarik yang cukup besar anatar zat terdispersi dengan mediumnya. Partikel-partikel koloid dapat mengadsorpsi cairan sehingga terbentuk selubung cairan disekeliling partikel koloid. Jika cairannya berupa air maka istilahnya adalah hidrofil. Koloid hidrofil mempunyai gugu ionik atau gugus polar di permukaannya sehingga mempunyai interaksi yang baik dengan air. Butir-butir koloid liofil/hidrofil dapat mengadsorpsi molekul mediumnya sehingga membentuk suatu selubung. Hal tersebut disebut solvatasi/hidratasi sehingga kolid terhindar dari agregasi (pegelompokkan). Sol hidrofil tidak akan menggumpal pada penambahan sedikit elektrolit. Zat padat yang dipisahkan dari sol hidrofil dicampurkan kembali dengan air maka dapat membentuk kembali sol hidrofil, atau dengan kata lain bersifat reversible. Contoh sol hidrofil : kanji, protein dan agar-agar.

Koloid hidrofob adalah sistem koloid yang gaya tarik-menarik antar zat terdispersi dengan mediumnya sangat lemah atau tidak ada. Partikel-partikel koloid tidak mengadsropsi caoran. Jikan cairannya berupa air maka disebut hidrofob. Koloid hidrofob tidak akan stabil dalam medium polar seperti air tanpa kehadiran zat pengemulsi atau koloid pelindung. Zat pengemulsi membungkus partikel koloid sehingga tidak terjadi koagulasi. Sol hidrofob dapat mengalami koagulasi pada penambahan sedikit elektrolit. Sekali zat terdispersi dipisahkan, tidak akan membentuk sol kembali dengan air. Contoh sol hidrofob : sol sulfida dan sol-sol logam.

Perbedaan sol hidrofil dan sol hidrofob

Sol Hidrofil

Sol hidrofob

  1. Mengadsorpsi mediumnya
  2. Dapat dibuat dengan konsentrasi yang relatif besar
  3. Tidak mudah digumpalkan dengan penambahan elektrolit
  4. Viskositas lebih besar daripada mediumnya
  5. Bersifat reversibel
  6. Efek Tyndall lemah
  1. Tidak mengadsorpsi mediumnya
  2. hanya stabil pada konsntrasi kecil
  3. mudah menggumpal dengan penambahan elektrolit
  4. Viskositas hampir sama dengan mediumnya
  5. tidak reversible
  6. Efek Tyndall lebih jelas

PEMBUATAN KOLOID

Oleh karena ukuran partikel koloid terletak antara partikel suspensi dan partikel larutan, maka terdapat 2 cara pembuatan sistem koloid.

  1. Cara Dispersi

Pada dasarnya, diperoleh partikel koloid dengan menghaluskan partikel-partikel kasar.

· Cara mekanik

Ø Penggerusan.penggilingan untuk zat padat

Ø Pengadukan/pengocokan untuk zat cair

· Cara kimia (peptisasi)

Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pememptisasi (pemecah). Zat pememptisasi memecahkan butir-butir kasar menjadi butir-butir koloid atau dengan penambahan elektrolit yang mengandung ion sejenis.

· Elektrodispersi(metode busur Bredig)

Cara busur bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam. 2 kawat logam yang berfungsi sebagai elektrode dicelupkan ke dalam air, kemudian di antara kedua kawat diberi loncatan listrik. Sebagian logam akan mendebu ke dalam air dan terbentuklah sistem koloid.. Contoh : pembuatan sol Au. Ag, Pt dan Cu.

2. Cara Kondensasi

Partikel-partikel halus (ion, atom atau molkeul) digumpalkan menjadi partikel berukuran koloid.

· Cara fisika

Ø Pendinginan

Ø Penggantian pelarut

Ø Pengembunan

· Cara kimia

Ø Reaksi pengendapan

Metode ini umumnya digunakan untuk membuat sol-sol logam yang kelarutannya rendah. Contoh : AgNO3 + NaCl→ AgCl + NaNO3

Ø Dekomposisi rangkap

Contoh : Sol As2S3 dapat dibuat dari reaksi antara latutan H2AsO3 dengan larutan H2S.

2H3AsO3(aq) + 3H2S(aq)→ As2S3(koloid) + 6H2O(l)

· Reaksi Redoks

Sol logam seperti emas dalam air dapat diperoleh dengan mereduksi larutan garamnya, menggunakan reduktor non-elektrolit seperti formaldehida, glukosa dan lain-lain.

2AuCl3 + 3HCHO + 3H2O→ 2Au + 6HCl + 3HCOOH

· Reaksi Hidrolisis

Sol-sol hidroksida logam seperti Fe(OH)3,All(OH)3 dan Sn(OH)2 diperoleh dengan menambahkan garam kloridanya ke dalam air mendidih dan garam itu mengalami hidrolisis menjadi hidroksida yang berukuran koloid.

FeCl3 + 3H2O→ Fe(OH)3 + 3HCl

· Penggantian pelarut

3. Koloid Asosiasi

Koloid asosiasi adalah sistem koloid yang terbentuk ketika partikel atau molekul terdispersi mengadakan asosiasi dengan medium pendispersinya.

4. Koloid dan Polusi

Kabut merupakan dispersi partikel air dalam udara. Kabut terjadi jika udara panas yang mengandung uap air tiba-tiba mengalami pendinginan sehingga sebagian uap air mengalami kondensasi. Jika asap bergabung dengan kabut maka terbentuklah asbut (asap kabut/smog). Asbut berbagai jenis gas yang terbentuk dari serentetan reaksi fotokimia, diantaranya ozon, aldehida dan peroksiasetil nitrat (PAN=CH3-COOONO2).


Posted by: lovianettesherry | May 1, 2008

Tugas Borland Delphi angkatan 20 kelas XI IPA

Input : D A N I E L

Output :

L E I N A D

L E I N A

L E I N

L E I

L E

L

Programnya:

Program segitiga_terbalik_awal;

Uses Forms;

{$apptype console}

Var nm:string; a,b,p:integer;

Begin

Write(‘masukin nama= ‘);readln(nm);

P:=length(nm);

For a:=1 to p do

Begin

For b:=p downto a do

Begin

Write(copy(nm,b,1),’ ‘);

End;

Writeln;

End;

Readln;

End.

Input : DANIEL

Output :

L E I N A D

E I N A D

I N A D

N A D

A D

D

Programnya:

Program segitiga_terbalik_akhir;

Uses Forms;

{$apptype console}

Var nm:string; a,b,p:integer;

Begin

Write(‘masukin nama= ‘);readln(nm);

P:=length(nm);

For a:=p downto 1 do

Begin

For b:=a downto 1 do

Begin

Write(copy(nm,b,1),’ ‘);

End;

Writeln;

End;

Readln;

End.



Input : Gonzaga

Output :

A

G A

A G A

Z A G A

N Z A G A

O N Z A G A

G O N Z A G A

Programnya :

Program segitiga_gonzaga;

Uses forms;

{$apptype console}

Var nm : string; a,b,p:integer;

Begin

Write(‘masukin nama= ‘);readln(nm);

P:=length(nm);

For a:=p downto 1 do

Begin

For b:=a to p do

Begin

Write(copy(nm,b,1),’ ‘);

End;

Writeln;

End;

Readln;

End.

Input : GONZAGA

Output :

A

A G

A G A
A G A Z

A G A Z N

A G A Z N O

A G A Z N O G

Programnya :

Program segitiga_agaznog;

Uses forms;

{$apptype console}

Var nm : string; a,b,p:integer;

Begin

Write(‘masukin nama= ‘);readln(nm);

P:=length(nm);

For a:=p downto 1 do

Begin

For b:=p downto a do

Begin

Write(copy(nm,b,1),’ ‘);

End;

Writeln;

End;

Readln;

End.



Input : Riska atau Reno

Output :

GANJIL

————–

R I S K A

I S K A

S K A

K A

A

K A

S K A

I S K A

R I S K A

Atau

GENAP

————–

O

N O

E N O

R E N O

E N O

N O

O

Programnya:

program pengulangan_maha_bertingkat_banyak;

uses forms;

{$apptype console}

var nm:string; a,b,p:integer;

begin

write(‘nama= ‘);readln(nm);

p:=length(nm);

if p mod 2=0 then

writeln(‘GENAP’);

writeln(‘——————‘);

begin

for a:=p downto 1 do

begin

for b:=a to p do

begin

write(copy(nm,b,1),’ ‘);

end;

writeln;

end;

for a:=p-2 to p do

begin

for b:=a to p do

begin

write(copy(nm,b,1),’ ‘);

end;

writeln;

end;

end

else

begin

writeln(‘GANJIL’);

writeln(‘———————-‘);

for a:=1 to p do

begin

for b:=a to p do

begin

write(copy(nm,b,1),’ ‘);

end;

writeln;

end;

for a:=p downto 2 do

begin

for b:=a-1 to p do

begin

write(copy(nm,b,1),’ ‘);

end;

writeln;

end;

end;

readln;

end.

Versi Thomas

program PR_komputer;

uses forms;

{$apptype console}

var nm,mn : string;

i1,i2,l : integer;

begin

clrscr;

write(‘Nama : ‘);readln(nm);

l := length(nm);

writeln;

for i1 := l downto 1 do

begin

mn := mn + copy(nm,i1,1);

end;

if l mod 2 = 0 then

begin

writeln(‘GENAP’);

writeln(‘—–’);

for i1 := 1 to l do

begin

for i2 := i1 downto 1 do

begin

write(copy(mn,i2,1),’ ‘);

end;

writeln;

end;

for i1 := 2 to l do

begin

for i2 := i1 to l do

begin

write(copy(nm,i2,1),’ ‘);

end;

writeln;

end;

end

else

if l mod 2 = 1 then

begin

writeln(‘GANJIL’);

writeln(‘——’);

for i1 := 1 to l do

begin

for i2 := i1 to l do

begin

write(copy(nm,i2,1),’ ‘);

end;

writeln;

end;

for i1 := 2 to l do

begin

for i2 := i1 downto 1 do

begin

write(copy(mn,i2,1),’ ‘);

end;

writeln;

end;

end;

readln;

end.

Posted by: lovianettesherry | March 6, 2008

Jejak Langkah-The Footsteps of Pram’s Buru Quartet

1. Jejak Langkah

  • Pengarang : Pramoedya Ananta Toer
  • Penerbit : Hasta Mitra (1980), Lentera Dipantara (2005)
  • Jumlah halaman : ± 576 halaman
  • Sinopsis

Dengan menjejakkan kaki di Betawi, Minke berusaha melupakan masa lalunya ketika ia mulai bersekolah di STOVIA. Berkenalan dengan tokoh-tokoh besar macam gubernur jendral Van Heutz, ia makin terjerumus ke dalam pergaulan dan wawasan tentang Eropa. Disana ia mulai belajar bahwa bangsanya sudah sangat ketinggalan, maka ia berkenalan dengan Ang San Mei, seorang gadis yang berwawasan luas dan seorang aktivis Cina dari partai Tiong Hoa Hwee Koan, yang memperjuangkan kemerdekaan dan kebebasan bagi bangsanya. Walaupun begitu, ia semakin meninggalkan kehidupan sekolahnya dan masuk dalam dunia jurnalistik dan politik, terlebih dengan kematian istrinya, Ang San Mei. Minke dengan berbagai cara, mengumpulkan teman-temannya dan menghimbau kepada pimpinan daerah untuk membentuk suatu organisasi. Organisasi pertama ini disebut Syarikat Priyayi yang mempunyai harian khusus berjudul Medan, yang ditangani langsung oleh Minke. Namun, karena organisasi ini tidak jelas bagaimana tujuannya maka dibentuklah organisasi baru bernama Syarikat Islam dan berganti menjadi Syarikat Dagang Islam. Minke masih tetap menulis di harian Medan dibantu ahli hukum bernama Frischboten, yang bersedia membantu permasalahan hukum yang ada, sementara ia sendiri menikah dengan Prinses van Kasiruta,seorang putri yang dibuang ke Ambon. Istrinya ini sangat setia sampai-sampai berani menembak Robert Suurhoff, teman lama Minke yang berusaha mengacaukan kembali hidupnya. Sayangnya, Minke ditangkap oleh Jacques Pangemanann atas tuduhan membangkitkan semangat perlawanan di daerah-daerah dan mengancam kestabilan pemerintahan Ratu Belanda di Hindia Belanda. Sebelum pergi, Minke dengan terpaksa meninggalkan surat untuk Prinses van Kasiruta yang menyatakan perceraian mereka.

  • Tokoh

¨ Minke, seorang siswa yang gagal jadi dokter, namun berpandangan lebih luas dan lebih maju daripada sebelumnya, gigih, adil namun sedikit agresif dalam permasalahan pribadi.

¨ Ang San Mei, gadis Tionghoa yang merupakan anggota organisasi Tiong Hoa Hwee Koan, sangat setia terhadap suaminya, punya pandangan luas tapi sangat rapuh.

¨ Ter Haar, teman Minke saat diskusi mengenai hukum dan kebudayaan Eropa, terobsesi akan Bali dan masyarakat Hindia Belanda, selalu memberi masukan untuk Minke untuk organisasi yang didirikan.

¨ Tuan Frischboten, ahli hukum hebat dan cerdas, punya sedikit masalah dengan kepribadiannya yang kaku dan pendiam.

¨ Prinses van Kasiruta, gadis Ambon yang dibuang, punya pandangan luas, sangat setia pada Minke, pemberani dan suka mengeluh soal anak.

¨ Jacques Pangemanann, pegawai Eropa keturunan prancis yang mendapat perintah dari Kerajaan Belanda untuk mengangkap Minke, ingin berkenalan dengan Minke tapi gagal, punya pengetahuan luas.

  • Setting : Zaman pergerakan politik, 1928, Hindia Belanda
  • Hal-hal baru yang dapat ditemukan : pandangan tiap-tiap tokoh, dunia jurnalistik
Posted by: lovianettesherry | January 27, 2008

Burung-Burung Rantau-The WeaverBirds by Y.B. Mangunwijaya

Novel berjudul Burung-Burung Rantau karangan Y.B. Mangunwijaya bersetting di Indonesia dan Yunani pasca kemerdekaan Indonesia atau lebih tepatnya, Indonesia dan Yunani zaman modern.

Neti adalah seorang wanita yang energik dan bebas. Sebagai sarjana antropologi,ia mempunyai jiwa sosiawati yang tinggi. Waalaupun begitu,ia tidak mudah dipengaruhi oleh orang lain. Dengan ibunya, Yuniarti, Neti menjadi gadis nakal yang tidak paham akan paham tradisionalis yang dianut ibunya. Dalam masalah pakaian dan selera saja, mereka berselisih paham, sehingga Neti menganggap ibunya sebagai wanita cantik yang tidak peka humor. Ayahnya, Wiranto, jauh lebih terbuka dan demokratis. Keduanya punya pendapat sendiri akan kematian Edi, adik bungsu Neti. Wiranto merasa bahwa sikapnya yang konon terlalu keras pada Edi menyebabkan Edi terjerumus dalam pergaulan yang salah. Neti sendiri menganggap dirinyalah yang paling dekat dengan Edi. Namun, karena terlalu banyak kasih sayang dan cinta yang diberikan Neti pada Edi, Edi seakan berkepribadian lemah. Ia terpengaruhi oleh paham Karl Marx dan terjerumus oleh pergaulan yang sesat dan narkoba oleh temen-temennya. Sedangkan kakak-kakak Neti yang lain seakan punya pandangan sendiri atas kematian Edi. Chandra, seorang pilot dirgantara Amerika dan hobi mengutak-atik mesin pesawat, terbakar oleh keinginan balas dendam kepada teman-teman Edi yang menjerumuskan Edi ke dalam pengaruh narkoba. Namun, seiring berjalannya waktu, Chandra menjadi pilot pesawat tempur yang hebat dan berpikir lebih dewasa. Ia sering mengirim kabar tentang pesawat tempur serta kondisi pekerjaannya sekarang kepada ayahnya. Anggraini merupakan wanita bisnis yang sangat sukses dan seorang janda yang kaya raya. Mengenai kematian Edi, ia hanya menanggapi dengan dingin. Masa lalu adalah masa lalu. Ia kerap kali sering berselisih dengan Neti. Anggi menganggap Neti membuang-buang waktunya dengan mengurusi orang-orang miskin sementara Neti sendiri lajang. Anggi seringkali berdebat dengan anggota keluarga lain, namun di sisi lain, Anggi merasakan kesepian. Ketika selesai berdebat dengan Neti, tanpa sadar ia melihat ruang tamu keluarganya dan terharu. Ayah, ibu dan adiknya hidup dalam kesederhanaan sementara Anggi hidup mewah. Salah seorang kakak Neti, Bowo merupakan pria dengan otak brilian, ahli fisika partikel CERN namun sangat pendiam. Bowo memilih Agatha,seorang gadis Yunani dinilai cukup kontroversial oleh Anggi. Selain itu, pesta pernikahannya diadakan di Yunani, bukan di Jakarta. Bowo menilai Jakarta yang hiruk pikuk tidak pantas untuk diadakan pesta pernikahan. Namun, Anggi justru ngotot untuk dadakannya pesta di Jakarta dengan mengundang kerabat keluarga dengan alasan gengsi. Anggi juga menganggap pilihan Bowo sangatlah aneh. Namun, Neti justru dengan mudah berteman dengan Agatha, gadis yang enerjik dan dapat menggelorakan hidup Bowo yang kaku sebagai seorang ilmuwan. Kedatangan keluarga Wiranto ke Yunani disambut hangat oleh Tuan Anaxopoulos, ayah Agatha. Selain kakak-kakaknya, Neti juga bersahabat dengan anak-anak panti asuhan sehingga ia pun tidak menyambut kedatangan calon istri Bowo. Tak lupa, ia juga pintar dalam mata kuliah antyropologi. Dosennya mengganggap Neti cukup hebat untuk membuat tesis berjudul Dampak Pengaruh Semesta Kosmos Makro maupun Mikro terhadap manusia tradisional khususnya yang sedang bertransisi di Indonesia.(kira-kira gitu judulnya).Ide pembuatan tesis ini diilhami oleh Bowo.

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.